Pansus PDAM Diminta Dihentikan - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Pansus PDAM Diminta Dihentikan

Pansus PDAM Diminta Dihentikan

Written By ayah satria on Senin, 23 Oktober 2017 | 13.54.00

KARAWANG, RAKA - Polemik Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Tarum Karawang belum usai. Keinginan DPRD Kabupaten Karawang melalui panitia khusus (pansus) perubahan badan hukum perusahaan daerah itu menjadi perseroan daerah (perseroda), diminta LBH Kahmi dihentikan. Pasalnya, saat ini direksi PDAM, bupati hingga ketua Komisi B berstatus tergugat di Pengadilan Negeri Karawang.
"Anggota Panitia Khusus (Pansus) PDAM yang sedang menggarap perubahan status badan hukum perusahaan daerah menjadi Perseroda, harus dihentikan atau ditangguhkan sampai adanya keputusan yang berkekuatan hukum tetap, atas perkara yang kami daftarkan secara resmi ke Panitera Pengadilan Negeri Karawang," ujar Ketua LBH Kahmi Karawang Ferryanto Piliang kepada Radar Karawang, Minggu (22/10) kemarin.
Ia melanjutkan, karena banyak hal yang dianggap tidak sesuai aturan hukum, maka Pansus PDAM harus ditangguhkan sampai ada putusan yang berkekuatan hukum tetap. "Jika pembahasan Raperda PDAM ini masih berjalan dan mengabaikan perkara ini, maka tentu kami dari LBH Kahmi Karawang akan melakukan upaya-upaya administratif. Dan upaya hukum sesuai dengan aturan hukum yang berlaku," katanya.
Dalam gugatan LBH Kahmi, telah menjelaskan kedudukan Pjs Dirut PDAM dan Pjs Dirum PDAM saat ini diduga kuat telah menyalahi aturan hukum, yaitu Perda No 6 tahun 2010 jo. Permendagri No 2 tahun 2007. Karena menyalahi aturan tersebut, maka jelas Pjs direksi PDAM cacat hukum dan tidak memiliki legal standing yang sah, juga ketika mengambil corporate action atas PDAM. "Terkait dengan perubahan status badan hukum PDAM, kami yakini ini adalah juga atas dasar administrasi yang mengatasnamakan PDAM, dan ditandatangani oleh pihak yang tidak sah, yang saat ini kami ajukan uji materilnya ke Pengadilan Negeri Karawang," ujarnya.
Sementara itu, Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Karawang Danu Hamidi hingga pukul 20.04, Minggu (22/10) tidak bisa dihubungi. Begitu pula pukul 20.30, pesan Whatsapp yang dikirim Radar Karawang belum berbalas. (apk)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template