Mau Pinjam Uang Malah Tertipu - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Mau Pinjam Uang Malah Tertipu

Mau Pinjam Uang Malah Tertipu

Written By Mang Raka on Rabu, 04 Oktober 2017 | 16.00.00

PURWAKARTA,RAKA - Berkedok jasa pinjaman tanpa agunan, puluhan warga di Kecamatan Sukatani mengaku telah tertipu dan mengalami kerugian jutaan rupiah. Pasalnya, alih-alih mendapat modal, warga justru tekor lantaran telah membayar uang untuk biaya administrasi sebagai pelicin pencairan. Hal ini dialami oleh warga Kampung Talaga dan Kampung Cigintung, Desa Pasirmunjul Kecamatan Sukatani.
Puluhan warga hingga kini masih geram dan mencari keberadaan dua orang yang sebelumnya mengaku sebagai pegawai koperasi Indonesia Tunas Mandiri dari Karawang yang rencananya akan memberikan pinjaman modal. "Katanya disuruh nunggu nanti juga cair, tetapi sudah satu pekan tidak ada informasi lagi bahkan handphonnya saat dihubungi sudah tidak aktif," kata H Ading, warga Kampung Talaga, RT09/3 Desa Pasirmunjul, Selasa (3/10).
H Ading mengatakan, total warga yang telah tertipu berjumlah 28 orang. Rata-rata perorangnya membayar Rp 180 ribu sebagai syarat pencairan bisa dipercepat. Selain uang, persyaratan lain yang wajib dipenuhi warga kata dia, yaitu melampirkan fotokopi KTP agar bisa tercatat sebagai peminjam koperasi. "Jika pinjam Rp 2 juta bayarnya Rp 120 ribu bila Rp 3 juta bayar Rp 180 ribu, namun kebanyakan warga mau minjam Rp 3 juta," ucapnya.
Lebih lanjut dirinya mengatakan, oknum yang mengaku pagawai koperasi itu datang dengan jumlah dua orang. Untuk meyakinkan masyarakat keduanya membawa secuil kertas berstempel koperasi. "Ya kami percaya saja karena mereka bilang prosesnya sangat cepat, tiga hari bisa cair,"katanya.
Meski sudah mejadi korban, namun hingga saat ini warga belum melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwajib dengan alasan peristiwa merupakan kecerobohan warga.
Kasus penipuan berkedok pinjaman uang tersebut, tidak hanya terjadi di Desa Pasirmunjul saja, namun warga desa lain yaitu Desa Cibodas juga hampir mengalami nasib serupa. Hal ini dibenarkan oleh Sekretaris Desa Cibodas Endan, yang menyebutkan jika warganya telah menjadi korban penipuan pinjaman uang. "Untuk sementara kita lagi mengecek dan mendata siapa saja yang telah menjadi korban penipuan itu," singkat Endan. (gan)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template