Kualitas Guru SMK Bhakti Praja Top..! - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Kualitas Guru SMK Bhakti Praja Top..!

Kualitas Guru SMK Bhakti Praja Top..!

Written By ayah satria on Rabu, 18 Oktober 2017 | 15.30.00

PURWAKARTA, RAKA- Memiliki tenaga pendidik yang cakap dan fasilitas memadai, merupakan suatu kebutuhan untuk mengoptimalkan pendidikan yang berkualitas. Hal itulah yang memacu Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Bhakti Praja untuk terus mengembangkan dan menjamin mutu sekolah.
Wakil kepala sekolah bidang kurikulum, Tjitra Resmilasari mengatakan, para pengajar di SMK Bhakti Prabu pada umumnya telah menempuh pendidikan sarjana. "Untuk guru yang mengajar di SMK Bhakti Prabu kebanyakan sudah menempuh jenjang S1, ada juga yang menempuh S2," ungkap Tjitra, kepada Radar Karawang, Selasa (17/10). 
Dirinya kembali bercerita, untuk jurusan Teknik Kendaraan Ringan (TKR) sekolah mempunyai pengajar yang cakap di bidangnya dan fasilitas yang mendukung. "Beberapa guru mengajar di sekolah tinggi teknik yang ada di Purwakarta, jadi soal kecakapan di bidangnya insya Allah punya kapabilitas," tuturnya.
Dia melihat, animo masyarakat terhadap sekolah cukup baik, dan untuk lulusannya sudah diterima di berbagai perusahaan. "Karena jurusan teknik instalasi listrik masih sedikit sekolah menengah kejuruan yg ada di Purwakarta, menjadi peluang untuk kami dalam melengkapi skill kemampuan yg belum ada. Hasil akreditasi untuk dua jurusan yaitu jurusan teknik kendaraan ringan dan teknik instalasi listrik juga nilainya A, dan ujian nasional sudah memakai sistem UNBK," ujarnya.
Tjitra juga mengungkapkan, total penerimaan siswa tahun ajaran baru berjumlah 112, namun yang diterima 98 orang. "Jumlah 98 tersebut dibagi menjadi dua jurusan. Otomotif dua kelas, listrik satu kelas, sesuai dengan peraturan PPDB maksimal penerimaan 38. Jadi sekolah kita masih normal dalam penerimaan," paparnya.
Tjitra juga menilai, hambatan penerimaan siswa untuk sekolah swasta, karena sekolah negeri menerima sekolah terbuka atau pendidikan jarak jauh. "Harapannya pendidikan jarak jauh menerima siswa dengan umur minmal 21 tahun, kalau ijazah negeri mudah didapatkan seperti itu, orang akan lebih memilih punya ijazah negeri ketimbang sekolah di swasta," paparnya.
Lebih lanjut Tjitra berujar, siswa SMK Bhakti Praja tidak terlibat dalam tawuran, karena ada satpam yang menjaga selalu. Senada dengan Tjitra, Budi Endro, wakil kepala sekolah bidang hubungan industri, SMK Bhakti Prabu menggandeng PT Hino, Toyota, Indorama, Pasifik, dan bengkel-bengkel sebagai mitra kerja dan PSG (Pendidikan sistem ganda) atau biasa disebut pelatihan kerja lapangan (PKL). "Ada juga program kunjungan industri untuk kelas 10, sebagai sarana pengenalan pertama sebelum PKL, biar anak-anak nantinya tau praktek," ujarnya.
Disisi lain, Sugiarto, wakil kepala sekolah bidang kesiswaan, menjelaskan, untuk kegiatan siswa ada ekstrakulikuler seperti pramuka, SAR, olah raga dan paskibraka. "Pramuka yang paling aktif terutama kegiatan kemping atau persami dan kegiatannya Jum'at sore dan Sabtu pagi. Siswa yang mengikuti kelas 1 dan kelas 2 untuk kelas 3 fokus persiapan UN," katanya.
Sugiarto menambahkan, pihak sekolah berharap nantinya berkembang dan diterima oleh seluruh lapisan masyarakat dan yang terpenting diterima di dunia usaha dan industri.
"Semua ilmu yang didapatkan siswa di SMK Bhakti Prabu, semoga senantiasa bermanfaat untuk masyarakat secara luas," pungkasnya. (cr2)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template