Kendaraan di Kawasan Industri Wajib Pelat "T" - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Kendaraan di Kawasan Industri Wajib Pelat "T"

Kendaraan di Kawasan Industri Wajib Pelat "T"

Written By ayah satria on Kamis, 19 Oktober 2017 | 13.30.00

KARAWANG, RAKA - Terkuak sudah. Ternyata pemasukan pajak dari sektor kendaraan bermotor amat potensial membiayai pembangunan daerah. Untuk itu, saat ini Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang tidak malu-malu lagi untuk menggenjot pajak kendaraan operasional di sektor pabrik dan sejenisnya, melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Karawang.
Dinas ini diminta membuat program agar kendaraan operasional yang ada di Karawang semuanya berplat Karawang sehingga bisa menjadi pendapatan dari sektor tersebut bisa dapat maksimal. "Saat ini kita sedang menyusun kegiatan atas perintah SK Bupati dan kebetulan leading sectornya disnakertran," ungkap Kasi Penerimaan dan Penagihan Pajak Kendaraan Bermotor(PKB) Samsat Kabupaten Karawang H Ayi Jaelani Rabu (18/10).
Diakui Ayi, pihaknya sekarang ini sedang merencanakan akan membentuk kegiatan intensifikasi ke perusahaan-perusahaan karawang. Sasarannya dimana masih banyak perusahaan yang menggunakan kendaraan luar karwang, masa perusahaan ada di Karawang dapat duit di Karawang tapi pajak bukan untuk Karawang," ujarnya kepada Radar Karawang di depan GOR Panatayuda disela-sela operasi gabungan.
Dikatahan Ayi, saat ini pihaknya sedang mengupayakan bagaimana para pemiliki perusahaan untuk memindahkan kendaraan operasional mereka agar ber plat Karawang, sehingga pajaknya masuk Ke Karawang. Termasuk di masyarakat juga pihaknya akan menghimbau, karena, kata Ayi akan lebih enak saat berkendaraan tapi atas nama sendiri. "Pembayaran pajak itu sudah ok mau ke samsat Karawang ok Via ATM boleh. Sekarang masyarakat sudah dibuat enak, mau dibayar dimanapun sudah bisa sekarang sudah menggunakan sistem pajak online," ujarnya.
Ayi mencontohkan misalkan orang Bandung bawa motor ke Karawang jatuh tempo dan hal itu tidak harus ke Bandung untuk bayar pajaknya. Karena di Karawang pun sudah bisa.
"Sejawabarat ada dibawah Polda Jabar kalau Polda Metro kita belum, juga bisa melalui ATM seperti BCA, BNI, Niaga, tujuannya memangkas birokrasi ini akan menghilangkan percaloan karena betul-betul jujur. Pembayaran dilakukan di bank atau di ATM memasukan nopol dan registrasi, itu sudah enak struk bayaran ditukar disamsat dimana saja bisa ditukar dengan STNK," ucapnya. (apk)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template