Kantor Desa Cilewo Digembok - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Kantor Desa Cilewo Digembok

Kantor Desa Cilewo Digembok

Written By ayah satria on Jumat, 20 Oktober 2017 | 18.17.00

Pjs Kades Dilantik, Pegawai Mogok Kerja 

TELAGASARI, RAKA - Resmi jadi pesakitan di Lapas Kebon Waru Bandung, ternyata tidak membuat Komarudin kehilangan pengaruh di Desa Cilewo, Kecamatan Telagasari.
Mantan kades yang dipenjara gara-gara menghabiskan dana pembangunan PAUD untuk berfoya-foya di tempat karaoke, itu masih memiliki pendukung setia. Hal itu terlihat usai pejabat sementara kepala desa dari unsur PNS dilantik, Kamis (19/10) kemarin. Selain diwarnai aksi mogok kerja pegawai desa yang rata-rata masih memiliki keterkaitan hubungan keluarga dengan Komarudin, kantor desa juga 'digembok'. Alhasil, Pjs Kades Kartawi, dan sembilan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Cilewo tidak bisa langsung ngantor. 
Melihat situasi semakin tegang, Kapolsek Telagasari AKP Eddy Tejo, Camat Telagasari Hj Yetty Yuliati S.Ip, bersama Muspika dan tokoh masyarakat setempat turun tangan. Meski demikian, hasil negosiasi dengan mantan Plt Kades Cilewo Syadzelli yang juga saudara Komarudin, di kediamannya di Dusun Ranca, tidak menemui titik terang.
Anggota BPD Cilewo E Kosasi mengatakan, padahal dalam acara pelantikan Pjs dan pemberhentian Kades Komarudin, semua perangkat desa termasuk Plt kades yang tak lain adalah saudara Kades Komarudin, diundang. Namun tak satupun yang hadir kecuali BPD dan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM).
Dirinya tidak tahu alasan jelas ketidakhadiran para perangkat desa, yang sampai hati mengunci rapat kantor layanan pemerintah desa ini. Padahal, keberadaan Pjs dan pemberhentian kades yang sudah inkrah sudah diatur dalam perundang-undangan. Bukan semata kemauan BPD, camat, bahkan bupati sekalipun. "Jika tidak ada Pjs dan pemberhentian kades, maka BPD dan camat bisa kena sanksi hukum jika mendiamkan," ungkapnya kepada Radar Karawang.
Menurut Kosasi, Plt kades dan perangkatnya harus legowo mengikuti konsekwensi aturan yang sudah dijalankan. Urusan siapa yang menjadi Pjs dan waktu pelantikannya, adalah pertimbangan bersama pemerintah kecamatan dan Pemerintah Kabupaten Karawang. "Karena yang terpenting paska inkrah ini, mengisi kekosongan diwajibkan adanya Pjs, bukan Plt lagi," tuturnya.
Ia melanjutkan, jika aturannya mengatakan harus memperpanjang Plt kades, pihaknya siap mendukung. Bahkan jika undang-undang mengatakan sekretaris desa jadi Plt, maka BPD akan patuh dan mendukungnya. Tapi nyatanya aturan berkata lain. Yaitu harus diangkat Pjs dari unsur PNS. "Ikuti saja aturan seharusnya. Jangan korbankan kepentingan masyarakat banyak. Kalau tidak puas, silahkan datangi DPMD (Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa) dan bupati," ujarnya.
Senada dikatakan Ketua BPD Cilewo Hj Siti Maryam, dirinya bersama camat dan kapolsek mendatangi langsung kediaman Plt Kades Cilewo Syadzelli, karena ada berkas yang harus diberesi seperti berita acara. Namun, dia mengaku malah mendapat banyak makian dari orangtua Plt kades. Mulai tudingan bahwa dirinya yang menjebloskan Kades Komarudin ke penjara, hingga fitnah bahwa upaya yang dilakukannya adalah politis. Karena dirinya dianggap mau nyalon kades. Semua tudingan itu dia terima dengan sabar. Tapi dia ingatkan bahwa aturan tetaplah aturan, Pjs kades itu mutlak aturan, begitupun pemberhentian kades melalui SK bupati. Semuanya adalah risiko hukum yang harus dijalankan, karena Pjs ada dan ditiadakan sekalipun bukanlah keinginan BPD atau juga camat dan lainnya. Tapi ini alur hukum yang seharusnya disadari oleh semua perangkat desa dan Plt kades. "Ada Pjs atau tidak, atau kades diberhentikan atau tidak, bukan semata keinginan BPD atau dorongan politik. Tapi itu aturan yang konsekwensinya harus diterima semua," ungkapnya.
Kasie Pemerintahan Kecamatan Telagasari Ayi Hidayat mengatakan, meski kunci kantor desa bisa didapati setelah menunggu selama 2 jam, namun layanan kantor belum bisa optimal dan disarankan libur sementara selama dua hari, sambil meredam polemik. "Libur dulu kantornya, belum kondusif," pungkasnya.
Kapolsek Telagasari AKP Eddy Tejo meminta agar semua elemen masyarakat menjaga stabilitas, ketertiban dan keamanan Desa Cilewo. Apapun masalahnya, dia minta dikoordinasikan dengan polsek. "Semoga, semakin hari tidak ada lagi permasalahan dan desa bisa selalu kondusif. Mari jaga bersama ketertiban Desa Cilewo," ungkapnya. (rud)

Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template