Jomin Timur dan Pangulah Selatan Telat Buat SPJ 2016 - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Jomin Timur dan Pangulah Selatan Telat Buat SPJ 2016

Jomin Timur dan Pangulah Selatan Telat Buat SPJ 2016

Written By ayah satria on Kamis, 05 Oktober 2017 | 19.40.00

-Pencairan Dana Desa Tahap I Terhmbat

KOTABARU, RAKA - Dari sembilan desa yang ada di Kecamatan kotabaru dua diantaranya Desa Pangulah Selatan dan Jomin Timur masih belum melakukan pencairan dana desa. Hal itu dikarenana, kedua desa tersebut belum menuntaskan Surat Pertanggungjawaban (SPJ) dana desa ditahun 2016 lalu. Akibatnya pembangunan yang seharusnya sudah dilakukan dengan menggunakan sumber anggaran dari pemerintah pusat itu sampai saat ini belum bisa dilakukan.
"Harusnya dikawal terus itu, masa sudah sampai habis tahun anggaran 2017, dana desa tahap satu juga belum dicairkan, apalagi tahap duanya," kata tokoh masyarakat Kotabaru, Yarhadi kepada Radar Karawang, Rabu (4/10).
Dia menyampaikan, jangan sampai ketidakbecusan pegawai desa, masyarakat menjadi korban, karena kalau saja proses pengadministrasian dan realisasi anggaran berjalan dengan baik, maka pembangunan bisa lebih baik dari yang saat ini. Bahkan jalan-jalan lingkungan atau poros desa yang masih rusak juga seharusnya sudah bagus dan sudah bisa dimanfaatkan oleh masyarakat. "Kalau kayak gini yang jadi korban masyarakat, harusnya punya jalan bagus, tapi karena terlambat SPJ jalannya masih jelek," ujarnya.
Menurutnya, suatu kemajuan pembangunan desa sangat ditentukan oleh kinerja pemerintah desa. Maka dari itu, pegawai desa harus bekerja sesuai dengan peran dan fungsinya, agar pembangunan desa bisa lebih signifikan, sehingga warga bisa merasakan efek manfaatnya. terlebih anggaran dana desa cukup lumayan besar, hampir mencapai Rp. 700 juta perdesanya, bahkan bisa lebih dari itu, sehingga kalau tidak dimanfaatkan dengan baik maka percepatan pembangunan tidak akan bisa dilakukan. "Dana Desa merupakan salah satu sumber pendapatan desa paling besar, maka harus diurus secara serius," ujarnya.
Sementara Sektetaris Desa Pangulah Selatan Matendra Fatur, mengatakan anggaran dana desa dicairkan  melalui dua tahap. Dengan ketentuan peraturan yang berlaku, ketika anggaran itu, tidak dicairkan, secara otomotis desa tidak akan mendapatkan anggaran tersebut. Sehingga bisa memperlambat pembagunan masing-masing desanya. "Anggaran Dana Desa tahap satu belum cair untuk Desa Pangulah Selatan, karena ada beberapa kendala," ujarnya.
Kendala tersebut, kata Fatur, pertama petugas desanya, yang menjabat sebagai Kasi Ekbang Nurdin, mendapatkan permasalahan, karena orang tuanya sakit-sakitan terus. Kemudian Bendahara Desa Eha Julaeha juga beberapa waktu lalu juga sempat sakit, sehingga dalam desanya telat dalam mengurus SPJ.
Menurutnya, meski pengajuan dana desa tahap satu telat, tapi pembangun insfratuktur yang ada di wilahnya tidak terlalu tertinggal dengan desa lain. "Walaupun telat mengajukan, tapi pembangan insfratuktur berjalan dengan baik, tahun ini ada empat titik insfratuktur jalan yang dibangun, diantaranya di Dusun Gandoang, pembangunan Masjid, serta penyaluran penghasilan tetap (Siltap) perangkat desa dan lembaga desa juga sudah disampaikan," ujarnya.
Lebih lanjut ia menambahkan, untuk nominal uangnya tidak mengetahui utuh, karena datanya ada di bendahara, yang pasti program semester satu sudah direalisasikan. Dia juga mengaku untuk sekarang sudah mengajukan SPJ, agar pembangunan yang ada di desanya itu, bisa lebih maju lagi, sehingga efek manfaatnya bisa dirasakan oleh warga. "Sekarang mah udah diajukan untuk anggaran dana desa, tinggal nunggu hasilnya (pencairannya) aja," ungkapnya.
Sekretaris Camat Kotabaru, Badru Tamam membenarkan bahwa dari sembilan desa yang ada di Kotabaru, ada dua desa yang telat membuat SPJ dana desa tahun 2016, sehingga sampai sekarang pencairan dana desa tahap satupun belum dilakukan. "Desa Jomin Timur dan Desa Pangulah Selatan, belum mendapatkan Dana desa (tahap I 2017)," katanya.
Meski kedua desa tersebut belum mendapatkan anggaran Dana Desa, akan tetapi proses pembangunnya bisa dikatakan bagus, karena insfratukturnya jalanna sudah pada bangus. Sementara selain dari dua desa tersebut, saat ini sudah membuat SPJ dana desa tahap I 2017, termasuk pengajuan dana desa tahap II juga sudah dilayangkan. "Desa Wancimekar, Pucung, Cikampek Utara, Pangulah Utara, Pangulah Baru, Pangulah Selatan, Jomin Barat, Jomin Timur, dan Desa Sarimulya. tinggal menunggu pencairan dana desa tahap dua," ujarnya.(cr1)
Berbagi Artikel :

1 komentar:

  1. dalam mengelola dana desa dengan kegiatan harus transfaran dan akuntabel itu uang rakyat

    BalasHapus

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template