Jalan Rusak Kalipandan tak Kunjung Diperbaiki - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Jalan Rusak Kalipandan tak Kunjung Diperbaiki

Jalan Rusak Kalipandan tak Kunjung Diperbaiki

Written By ayah satria on Jumat, 20 Oktober 2017 | 20.00.00

TELUKJAMBE BARAT, RAKA - Warga Desa Margamulya dan Parungsari, Kecamatan Telukjambe Barat mengeluhkan jalan desa yang menjadi akses ke jalan utama belum semua diperbaiki. Padahal jalan itu kondisinya rusak berat dan berlubang, sehingga menghambat aktivitas perekonomian warga.
Pantauan Radar Karawang di lokasi, Kamis (19/10) sebagian jalan yang belum tersentuh perbaikan itu bukan hanya berlubang tetapi juga berkeroak dengan kedalaman dan lebar bervariasi. Namun melihat kondisinya rata-rata lubang jalan mencapai kedalaman 6 cm hingga 10 cm. Sementara keroakannya bisa sampai 20 cm dalamnya. Kondisi tersebut membuat warga merasa was-was setiap kali melintas dengan motornya karena takut celaka.
Selain kondisi berlubang dan berkeroak yang mesti secepatnya diperbaiki, panjang jalan yang mengalami kerusakan itu tersebar di dua titik, yakni di sebelah barat menuju pertinggan Kampung Pangasinan, Desa Karangligar dan pertigaan Kampung Kalipandan, Desa Margamulya. Panjang kerusakannya juga variatif. Seperti di Pertigaan Kampung Pangasinan kerusakan jalannya sekitar 50 meter sedang di pertigaan Kampung Kalipandan mencapai 30 meteran.
Tokoh pemuda Dusun Cirawa, Desa Margamulya, Muhammad Illang (31) mengatakan warga mengharapkan agar jalan yang rusak dan belum diperbaiki bisa secepatnya dilakukan perbaikan. Sehingga wargapun bisa optimal melakukan aktivitas perekonomiannya. Apalagi, kata dia, jalan desa tersebut merupakan akses utama warga beberapa desa menuju arah jalur jalan utama Provinsi.
"Jika pagi hari aktivitas warga menggunakan akses jalan desa cukup tinggi. Bahkan boleh dibilang jalur itu merupakan penentu perkembangan perekonomian warga disini. Artinya, jalur itu benar-benar penting untuk meningkatkan taraf perekonomian warga yang rata-rata petani dan pedagang," ucap Illang sambil menambahkan jalan itu cukup penting karena mudah ditempuh juga merupakan jalur lingkar alternatif ketika kemacetan terjadi di jalan Interchange Karawang barat.
Sementara Ahmad rafik (38) warga Desa Parungsari menambahkan perbaikan memang telah dilakukan pemerintah, akan tetapi dirinya mempertanyakan kenapa tidak semuanya saja diperbaiki. "Tanggung, cuma beberapa meter lagi saja jalan yang rusak. Padahal kalau semua diperbaiki masyarakat juga akan merasakan nyaman dan bisa memicu percepatan perekonomian disini," tandasnya.
Masih dikatakannya, saat ini kondisi jalan yang belum diperbaiki selain berlubang dan berkeroak, ketika hujan pengguna jalan suka banyak yang terperangkap karena lubang jalan dan jalan berkeroak tertutup air. Sehingga tidak tahu mana bagian jalan aman dan tidak berlubang.
Hal serupa juga diungkapkan Jarot (51) Warga Kampung Tengah, Desa Karangligar. Dia mengatakan rusak itu hanya beberapa meter saja yang belum diperbaiki. Kendati begitu dia tiak menampik jika saat ini sebagian besar jalan di wilayahnya sudah banyak yang mengalami perbaikan. "Kami merasa berterimakasih sekarang jalan kami sudah banyak yang bagus, mesti beberapa masih rusak. Harapan kami supaya secepatnya jalan diperbaiki hingga warga tidak lagi kesulitan melakukan aktivitas perekonomiannya," ucapnya. (yfn)

Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template