Hilangkan Arsip Penting Bisa Dipenjara - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Hilangkan Arsip Penting Bisa Dipenjara

Hilangkan Arsip Penting Bisa Dipenjara

Written By ayah satria on Sabtu, 21 Oktober 2017 | 13.30.00

LEMAHABANG WADAS, RAKA - Pemerintah desa dan kecamatan nampaknya harus hati-hati merapikan arsip-arsip penting. Selain akibat bencana alam, menghilangkan arsip serta dokumen penting dan vital bisa di penjara.
Disela-sela sosialisasi implementasi rencana proyek perubahan dengan aplikasi manajemen dan e Dokumen di Kecamatan Lemahabang, Kabid Arsip Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah Karawang Satibi mengatakan itu, Jumat (20/10). "Arsip acap kali dianggap sepele dan tidak penting, padahal dalam UU Nomor 43 tahun 2009, ada sanksi hukum, jika ada arsip vital sengaja dihilangkan, bahkan sanksi yang dicantumkan adalah pidana.
Karenanya, terang Satibi, kedepan akan ada pembinaan lanjutan tertib arsip bagi para unsur muspika dan desa agar pemilahan arsip vital ini bisa rapi tersimpan, termasuk bisa memasukannya ke Lembaga Kearsipan Daerah (LKD), karena dalam menspesifikasikan arsip itu ada kategorinya. Seperti desa misalnya, arsipnya dinamai statis, sementara kecamatan disebut arsip dinamis, artinya bisa dipilah. Mana yang harus ada di desa dan mana yang harus ada di kecamatan. "Arsip vital yang sengaja dihilangkan, ada sanksi hukumnya, meskipun kebanyakan orang menspelekan arsip," Ujarnya.
Lebih jauh Satibi menambahkan, tidak semua arsip nilainya sama. Jika ada yang vital, disimpan di dinas seperti akte dan sejenisnya, bahkan arsip yang sudah tidak penting sekalipun tidak bisa sembarangan dimusnahkan. "Memusnahkan arsip harus ada berita acaranya. Untuk itu, untuk mempersiapkn masyarakat sadar arsip, maka pembinaan dan sosialisasi ini penting agar kedepan arsip bisa lebih tertib lagi," ucapnya.
Sejauh ini sebut Satibi, dari tumpukan arsip yang tersimpan di dinas, rata-rata yang paling banyak dicari adalah akte kelahiran, surat nikah dan IMB. Sementara yang lainnya masih jarang dicari. "Memusnahkan arsip saja harus dengan berita acara, tidak sembarang membakar atau membuangnya," ungkapnya.
Camat Lemahabang H. Hamdani S.iP mengatakan, persoalan arsip ini gampang-gampang susah. Gampang menyimpan tapi susah mencarinya. Apalagi di kantor-kantor desa yang jabatannya politis, seiring dengan bergantinya waktu pemerintahan atau kades saja misalnya, arsip, dokumentasi dan lainnya sering hilang bahkan tidak jarang mengulang lagi.
Karenanya, dengan sosialisasi ini, selain bisa meningkatkan kerapihan, juga menambah wawasan penyimpanan dokumen yang disesuaikan dengan nomor dan surat keluar masuknya. Beruntung sebut Camat Hamdani, khusus di kecamatan, pihaknya memiliki gudang arsip agar semua data dan dokumen penting pemerintahan terjaga dan tersusun rapi. "Minimal bisa tambah pengetahuan kearsipan yang selama ini dianggap kurang penting tapi sebenarnya bermakna," pungkasnya. (rud)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template