Harga Ikan Waduk Cirata Melonjak - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » , » Harga Ikan Waduk Cirata Melonjak

Harga Ikan Waduk Cirata Melonjak

Written By Mang Raka on Selasa, 03 Oktober 2017 | 12.00.00

- Akibat Pasokan Ikan Berkurang

PURWAKARTA,RAKA - Sejak sepekan terakhir, harga ikan tawar di Waduk Cirata mengalami kenaikan lantaran pasokan ikan berkurang. Kondisi ini terjadi setelah ribuan ton ikan milik petani kolam jaring apung di waduk tersebut mati mendadak akibat cuaca buruk beberapa waktu lalu.
"Minggu kemarin petani di sini terkena musibah, karena banyak ikan mati secara masal setelah diguyur hujan selama dua hari," kata Hendra (30), salah satu petani ikan asal Desa Tegaldatar, Kecamatan Maniis, Senin (2/10).
Atas kejadian tersebut, petani ikan jenis mas dan nila itu mengaku alami kerugian hingga puluhan juta. Meski begitu, ia mengatakan dampak dari peristiwa itu mengakibatkan harga ikan alami kenaikan. Hal itu disebabkan permintaan para tengkulak atau bandar ikan tinggi, sementara pasokan ikan di petani kurang. "Sudah tiga hari harga ikan mas naik jadi 18 hingga 19 ribu per kg padahal sebelumnya harganya cuma 15 ribu per kg," jelasnya.
Hal senada juga dikatakan H Yayan, petani lainnya. Matinya ribuan ikan, kata ia, terjadi biasanya satu tahun sekali saat pergantian cuaca dari kemarau ke musim hujan. Meski demikian, kata dia, fenomena ini belum begitu meluas dirasakan para petani waduk Cirata. "Tahun ini sudah tiga kali terjadi mati ikan karena faktor cuaca tidak menentu," katanya.
Untuk mencegah kerugian terlalu banyak, dirinya mengaku terpaksa panen lebih awal sebelum masa panen. "Karena kita khawatir ikan kembali mati, disamping itu harganya sekarang mungpung lagi naik," katanya.
Cuaca buruk yang menyebabkan matinya ikan ini, sering disebut petani dengan istilah umbalan, di mana intensitas hujan yang terjadi menyebabkan tidak adanya sinar matahari. Kondisi ini menyebabkan air dari dasar waduk naik ke permukaan dengan membawa endapan dan sisa-sisa pakan yang mengendap di dasar waduk. "Biasnaya endapan ini membawa racun, sehingga menyebabkan ikan kekurangan oksigen kemudian mabuk dan mati secara masal," pungkasnya. (gan)

Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template