Camat Rawamerta Ngeluh, Persiapan MTQ Mepet - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Camat Rawamerta Ngeluh, Persiapan MTQ Mepet

Camat Rawamerta Ngeluh, Persiapan MTQ Mepet

Written By ayah satria on Rabu, 18 Oktober 2017 | 14.58.00

RAWAMERTA, RAKA - Menjelang Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) XXXVIII tingkat Kabupaten Karawang yang akan dilaksanakan 4-8 November 2017 di Kecamatan Klari mendatang, Kantor Urusan Agama (KUA) beserta instansi keagamaan lainnya membahas persiapan bersama camat di aula Kecamatan Rawamerta. Namun, persiapan MTQ kali ini dinilai terlalu mepet.
Menurut Camat Rawamerta Dindin Rachmadi, untuk persiapan menjelang MTQ XXXVIII di Klari mendatang, ia sedang mempersiapkan berbagai hal yang sangat dibutuhkan. Mulai dari pembinaan peserta yang akan di kirimkan ke kafilah-kafilah, sampai dengan persiapan teknis. "Kita persiapkan seoptimal mungkin, sesuai potensi yang ada di wilayah Rawamerta akan ditampilkan, terutama yang khusus dan menjadi unggulan kita. Kita tidak bisa mengirimkan semua kafilah, hanya ada beberapa kafilah saja," katanya, kepada Radar Karawang, Selasa (17/10) kemarin.
Namun, kendala yang saat ini dihadapi bertepatan dengan waktu, karena pihaknya baru mendapat kabar waktunya Minggu kemarin. Persiapan pun dinilai mendadak, namun semua itu menajdi tanggung jawabnya kedepan untuk membina peserta agar bisa tampil dengan baik. Mengingat persiapannya yang mendadak. Dikemukakan LTPI akan melaksanakan pembinaan 3 atau 6 bulan sekali, agar ketika menjelang perlombaan seperti ini tidak terkesan terburu-buru untuk mengirim kafilah. "Untuk pesertanya sendiri akan segera dilakukan pembinaan. Penyelenggaraan sendiri dari undangan tanggal 4-8 November di Klari masih 2 Minggu, dalam Minggu ini kita persiapkan. Dalam kesempatan yang sempit ini kita persiapkan sebaiknya, mulai dari peserta, akomodasi, dan lainnya," ucap dia.
Di tempat yang sama, Kepala KUA Kecamatan Rawamerta Anang Suryana mengatakan, persiapan teknis saat ini sudah dimulai, mencoba untuk pembinaan kepada calon peserta dan akan segera di berdayakan, karena di Kecamatan Rawamerta cukup banyak santri. Sedangkan dari beberapa bidang yang masuk kategori yakni Hifdzul Quran dan Syarhil Quran cukup potensial, karena Kecamatan Rawamerta juga dikenal sebagai lumbung santri. Ia mengaku optimis bisa membawa kebanggan bagi kecamatan. "Kalau kemarin hanya bisa menjadi 10 besar, target saat ini minimal bisa masuk kategori 5 besar. Namun kita bukan mencari prestasi, ini kemajuan kita bersama dalam membumikan Alquran dengan selogan bersama kita bisa," pungkasnya. (rok)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template