Calon Independen Butuh 48.542 KTP - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Calon Independen Butuh 48.542 KTP

Calon Independen Butuh 48.542 KTP

Written By ayah satria on Sabtu, 21 Oktober 2017 | 12.36.00

PURWAKARTA,RAKA - Salah satu syarat yang harus di tempuh bagi pasangan calon bupati dan wakil bupati yang ingin memilih jalur perorangan di Pilkada Purwakarta, harus mengumpulkan fotokopi e-KTP sebanyak 48.542 jiwa. Meski sampai saat ini KPU Purwakarta belum menetapkan secara resmi jumlah tersebut.
"Jumlah tersebut didapat dari 7,5 persen dari jumlah DPT Pilpres 2014 lalu sebanyak 647.226 pemilih. Belum ditetapkan secara resmi, nanti 10 November kita tetapkan," ujar Ketua KPU Purwakarta, Deni Ahmad Haidar, kepada sejumlah awak media, Jumat (20/10).
Menurutnya, PKPU No 3/2017 mengisyaratkan, jumlah dukungan dan persebarannya bagi pasangan calon perseorangan, didasarkan pada jumlah pemilih yang tercantum dalam DPT pada pemilu atau pemilihan terakhir. "Dukungannya minimum harus tersebar di 50 persen kecamatan, di Purwakarta dengan 17 kecamatan," ujarnya.
Kedepan KPU juga akan mengundang secara terbuka warga masyarakat yang akan mencalonkan melalui jalur perseorangan, dan segera menggelar bimtek soal tatacara pencalonan pada jalur tersebut.
Sementara itu, sejumlah figur dikabarkan siap mencalonkan diri dari jalur perseorangan, yaitu Zaenal Arifin (ZA). Bahkan, beberapa bulan kedepan dirinya bakal segera menggelar deklarasikan pencalonan. Direncanakan, pada deklarasi itu juga akan diumumkan mulai dibukanya konvensi untuk calon wakil bupati pendamping Arifin. Konvensi digelar untuk menjaring bakal calon wakil bupati yang dinilai sejalan dengan visi dan misi Zaenal Arifin. "Bulan ini kita targetkan memperoleh 60 ribu dukungan dari warga berupa fotokopi KTP sebagai syarat yang telah ditetapkan," ujar Ketua Tim 7 (Tim Pemenangan) Zaenal Arifin, KH. Syah Alam Ridwan, belum lama ini.
Ia menyebutkan, sejumlah nama tokoh yang kemungkinan akan dijadikan pasangan Zaenal Arifin menjadi calon wakil bupati. Mereka diantaranya  Padil Karsoma, Rustandie, Luthfi Bamala, Endang Koswara dan Tatang Pagelaran. "Kami sudah melakukan komunikasi dengan mereka," kata KH Syah Alam. Untuk menentukan siapa yang kelak menjadi pasangan Zaenal Arifin, ditentukan melalui mekanisme konvensi yang akan digelar setelah acara deklarasi.
Saat ditanya mengapa Zaenal Arifin memilih jalur perseorangan, KH Syah Alam menjelaskan, bahwa cara ini menunjukkan bahwa Zaenal Arifin secara riil diusung oleh masyarakat. "Jadi lebih diterima. Dan kita akan meminta masukan dari semua kalangan, program mana saja dari bupati sebelumnya yang perlu dipertahankan, dan mana yang perlu diganti,"pungkasnya. (gan)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template