Budaya Membaca ala SMK Purnawarman Purwakarta - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Budaya Membaca ala SMK Purnawarman Purwakarta

Budaya Membaca ala SMK Purnawarman Purwakarta

Written By ayah satria on Selasa, 17 Oktober 2017 | 21.08.00

PURWAKARTA, RAKA- Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Purnawarman membudayakan siswa-siswinya gemar membaca. Karena menurut mereka, buku adalah jendela dunia dan membaca adalah kuncinya. Budaya membaca kegiatan positif untuk menambah pengetahuan.
Pembina OSIS SMK Purnawarman, Ergyana Pratiwi menyebutkan, untuk menambah minat baca para siswa sekolah memprogramkan Budaya Literasi yang dijadwalkan tiap Senin. "Tiap siswa dipilih secara acak dari kelas 1 sampai kelas 3, untuk memaparkan apa yang telah dibacanya selama satu Minggu," ungkap Ergyana, kepada Radar Karawang, Senin (16/10).
Ergyana menambahkan, program literasi ini disambut baik oleh siswa dan mereka antusias mengikuti kegiatan setiap minggunya. "Program tersebut sudah berjalan dua kali pertemuan dan disambut baik oleh siswa karena kegiatannya positif," jelas Ergyana.
Ergyana juga mengungkapkan, selain dipilih secara acak untuk memaparkan hasil bacaan, disetiap kelas disiapkan Pohon Geulis. "Pohon Geulis itu singkatan dari Pohon Gerakan untuk Literasi. Di pohon itu ada bacaan untuk siswa dan referensi buku yang bisa dijadikan acuan untuk siswa membaca," tuturnya.
Untuk program kebersihan, lanjutnya, ada lomba kebersihan kelas dengan kategori terkotor dan terbersih. "Penilaiannya perhari, karena siswa kan selalu saja bawa makanan ke kelas dan sampahnya lupa dibuang ke tong sampah, untuk mengingatkan kebersihan jadi diadakan program tersebut," ucapnya.
Ergyana kembali menuturkan, untuk siswa yang melanggar diberi sanksi denda sesuai jumlah sampah yang tak dibuangnya. "Tim OSIS akan keliling untuk memantau, kalau ketemu satu sampah didenda Rp 1000, kalau 5 ya Rp 5000 jadi sesuai jumlah yang ditemukan ditiap kelas," terangnya.
Lebih lanjut Ergyana mengungkapkan, berkata, nantinya uang yang terkumpul dari dendaan tersebut akan masuk ke kas sekolah. "Program lomba kebersihan sudah berjalan dari sebulan kemaren, gak gampang juga karena harus sosialisasi dulu dan pembiasaan. Walaupun awalnya dari paksaan semoga nanti terbiasa," paparnya.
Dia berharap, program lomba kebersihan akan membuat siswa sadar tentang kebersihan lingkungan sekolah karena sekolah adalah rumah kedua untuk siswa. "Untuk budaya literasi mudah-mudahan minat baca siswa meningkat, tanpa baca gak bisa mendidik karena mereka juga akan jadi orang tua dan diharapkan budaya literasi menambah bekal mereka nanti ketika terjun langsung di Masyarakat," pungkasnya. (cr2)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template