Bertahan di Liga2, Persika Tekor Rp 800 Juta - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Bertahan di Liga2, Persika Tekor Rp 800 Juta

Bertahan di Liga2, Persika Tekor Rp 800 Juta

Written By ayah satria on Senin, 23 Oktober 2017 | 13.53.00

KARAWANG, RAKA - Resmi diluncurkan sebagai tim pembela tanah Pangkal Perjuangan di Liga 2 Indonesia tanggal 20 April 2017, Persika membawa semangat baru dunia persepakbolaan di Kabupaten Karawang.
Bertagline "Ulah Eleh, Persika Dulu Baru Kami, Persika Juara", para pemain, pelatih, dan ofisial tim kebanggaan warga Karawang itu dikenalkan kepada masyarakat di halaman parkir Stadion Singaperbangsa. Termasuk jersey tim berjuluk Laskar Jawara.
Tergabung dalam Grup 2 bersama Lampung sakti, PS Bengkulu, Persikad Depok, Perserang Serang, Cilegon United, Persita Tangerang, dan Persikabo Bogor, pertandingan demi pertandingan dilakoni para pemain di bawah kepelatihan Suimin Diharja. Meski diawali dengan hasil imbang melawan Lampung Sakti di Stadion Sumpah Pemuda, Pusat Kegiatan Olah Raga (PKOR) Way Halim, Bandar Lampung. Laskar Jawara menutup penyisihan grup dengan mengalahkan jawara klasemen Cilegon United 2-1. Meski tidak berhasil menembus babak selanjutnya untuk memperebutkan tiket ke Liga 1, Persika Karawang melangkah menuju babak playoff memperebutkan tiket bertahan di Liga 2. Hasilnya melegakan. Tim kebanggaan warga Karawang itu mampu bertahan di Liga 2, karena menjadi runner up terbaik setelah membungkam Persepam Madura dengan kemenangan telak 5-1.
Kini, para pemain, tim pelatih, dan ofisial harus bubar barisan. Karena mereka hanya dikontrak satu musim. Rata-rata dari mereka tetap menyatakan kesetiaannya pada Persika. Jika pada musim 2018, kembali diminta masuk barisan Laskar Jawara. "Kalau masih jodoh sama Persika, saya siap," ungkap gelandang serang Rizky Ikhwan.
Penyerang asal Bogor yang mencatatkan dirinya sebagai pencetak gol tercepat di Liga 2, mengaku dalam dua bulan kedepan akan konsentrasi pada penyembuhan kakinya. "Saya mau sembuhkan cedera dulu," tuturnya.
Sedangkan sang kapten, Agus Supriyanto mengaku bangga bisa bermain untuk Persika. Selama satu musim banyak kenangan yang dirasakannya. "Pokoknya bangga bisa bermain sama Persika," tuturnya.
Dalam acara perpisahan, Ketua Umum Persika Karawang Ahmad Zamakhsyari berharap musim depan Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana bisa ikut mengurusi Persika. Menurutnya, kehadiran bupati bisa mendorong perusahaan-perusahaan di Karawang untuk menjadi sponsor Persika. "Kita akan serahkan ke ibu Bupati Karawang musim yang akan datang. Saya cukup mendobrak saja," ujarnya di Stadion Singaperbangsa, Sabtu (22/10) kemarin.
Ia melanjutkan, dari 1600 perusahaan hanya 21 perusahaan yang menunjukan kepeduliannya terhadap sepak bola Karawang. Padahal, jika seribu perusahaan saja mau menyisihkan Rp 10 juta per tahun, maka Persika sudah mendapatkan Rp 10 miliar untuk satu musim. "Itu cukup banget. Satu tahun ya, bukan satu bulan," katanya.
Berbicara transparansi anggaran, Jimmy menegaskan dana yang masuk dan keluar bisa dicek langsung di Bank Jabar Banten. "Silahkan cek langsung ke Bank Jabar, print out pemasukan dan pengeluaran, ada semua di bank," katanya.
Sementara Manajer Persika Karawang Rahmat Gunadi mengungkapkan, dana yang masuk ke Persika Rp 2.177.450.000. Sedangkan dana yang keluar Rp 2.982.849.600, artinya minus Rp 805.399.600. "Atas dana yang masuk dan keluar, saya yang bertanggung jawab sebagai manajer," tandasnya.
Menurutnya, Persika bisa bertarung di Liga 2 berkat keterlibatan Wabup Jimmy, karena sudah mempertaruhkan jabatan dan pekerjaannya untuk Persika. "Beliau mencari dana, hingga berani mempertaruhkan jabatannya," ujarnya. (apk)

Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template