Bappeda Usul, Tambah Lima Gerbang Tol Baru - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Bappeda Usul, Tambah Lima Gerbang Tol Baru

Bappeda Usul, Tambah Lima Gerbang Tol Baru

Written By Mang Raka on Selasa, 24 Oktober 2017 | 13.00.00

PURWAKARTA,RAKA - Untuk mengoptimalkan kepentingan wilayah kawasan industri di Purwakarta, Pemerintah Kabupaten Purwakarta usulkan pembukaan gerbang tol baru. Pasalnya, saat ini gerbang tol yang sudah ada dan beroperasi hanya Gerbang Tol Sadang, Jatiluhur dan Kopo Cikampek.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Purwakarta, Tri Hartono mengatakan, pihaknya telah mengusulkan untuk melakukan penambahan dan pembukaan lima gerbang tol baru. "Usulan itu sudah diakomodir dalam rancangan perubahan Perda RTRW," ujar Tri Hartono di Gedung DPRD, Senin (23/10).
Lima gerbang tol itu berada di kawasan industri di Kecamatan Babakan Cikao, Campaka, Cibatu, Sukatani yang juga berkoneksi dengan Kecamatan Darangdan. Khusus Kecamatan Darangdan selain terkoneksi dengan kawasan industri Sukatani juga untuk kepentingan wisata. "Gerbang tol di Babakan Cikao, Sukatani dan Darangdan terintegrasi dengan Tol Purbaleunyi dan Kecamatan Campaka dan Cibatu terkoneksi dengan Tol Cipali," ujar Tri.
Raperda RTRW juga mengakomodir kebijakan nasional pembangunan kereta cepat Jakarta-Bandung yang melintasi Kabupaten Purwakarta. Kebijakan itu mengharuskan setiap daerah yang dilalui kereta cepat mengubah Perda RTRW dengan mengakomodir proyek itu. "Kereta cepat diakomodir. Bersamaan dengan itu, kami juga akomodir pembukaan gerbang tol yang ada kawasan industrinya," ujar Tri.
Saat ini, pembahasan perubahan Perda RTRW sedang dibahas di DPRD Purwakarta. Pihaknya menargetkan raperda disahkan sebelum pergantian tahun. Sementara Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi menambahkan, selama ini aktifitas logistik industri selalu memakan jalan nasional dan jalan lingkungan yang berimplikasi pada kerusakan jalan dan terganggunya aktifitas lingkungan. Karena itu, pihaknya juga mengakomodir akses jalan kawasan peruntukan industri. "Secara global itu bisa menghemat biaya pemeliharaan jalan arteri nasional, provinsi dan daerah karena logistik industri tidak menggunakan jalur umum. Selama ini faktanya jalan umum cepat rusak karena dilalui aktifitas logistik untuk kepentingan industri," ujarnya. (gan)

Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template