Baliho Cabup Bertebaran, Bupati Dedi Sewot - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Baliho Cabup Bertebaran, Bupati Dedi Sewot

Baliho Cabup Bertebaran, Bupati Dedi Sewot

Written By ayah satria on Selasa, 17 Oktober 2017 | 21.07.00

PURWAKARTA,RAKA - Banyaknya bertebaran spanduk dan baliho para kandidat bakal calon bupati di sejumlah tempat mendapat komentar dari Bupati Dedi Mulyadi. Pasalnya, para balonbup itu dianggap tidak mempedulikan estetika kota. Pemasangan baligo atau spanduk yang terpasang hampir disemua sudut kota itu justru terkesan kumuh. Padahal, Pemerintah Kabupaten Purwakarta, saat ini sedang giat-giatnya menata kota agar terlihat indah dan rapi.
"Coba kita lihat, dalam satu lokasi hampir semua kandidat pasang baligo. Mending kalau ukurannya sama dan ditempatkan pada space yang tepat. Tapi ini dipasang sembarangan dengan ukuran berbeda-beda. Ada yang masang dengan ukuran kecil, ada yang dipasang dengan ukuran yang super besar. Kami minta para kandidat jangan seperti itu dan lebih memperhatikan estetika," ungkap Dedi, kepada awak media, Senin (16/10).
Tampak beberapa titik seperti di Jalan Raya Purwakarta-Bandung atau tepatnya di bawah jembatan Tol Cipularang KM 87, beberapa baligo dengan berbagai ukuran terpasang di samping kiri jalan. Semua kandidat mempublikasikan diri dengan memajang foto yang dibumbui slogan atau tagline. Mereka terkesan ingin tampak sempurna di mata warga Purwakarta. Begitu pula di Jalan Ipik Gandamanah, sebuah baligo ukuran besar terpampang di salah satu tikungan. Sementara di bawahnya terdapat kandidat lain dengan ukuran yang lebih kecil. Bahkan beberapa baligo pun sudah banyak terpasang hingga ke pelosok perdesaan. "Pusing ah terlalu banyak calonnya," ungkap salah seorang warga yang melintas di Jalan Ipik Gandamanah.
Perang baligo seperti itu sudah mulai terasa dalam beberapa pekan terakhir, meskipun masing-masing partai politik belum menentukan pasangan calon bupati dan wakil bupati mana yang akan diusung pada Pilkada Purwakarta 2018. Masing-masing seakan ingin meyakinkan partai politik bahwa dirinyalah yang layak untuk diusung. Tak jarang pula terjadi kasus perusakan baligo akibat panasnya situasi politik menjelang pesta demokrasi itu. Beberapa baligo sering terlihat robek atau dicorat-coret menggunakan cat hitam. Sehingga situasi ini pun dinilai pemerintah setempat rentan terjadi konflik.
Dengan adanya situasi seperti itu, Bupati Dedi berencana akan membuatkan space di 100 titik sebagai media promosi masing-masing kandidat. Rangka berbahan bambu dengan ukuran sama akan disiapkan agar setiap kandidat tidak memasang baligo di sembarang tempat." Bila perlu kami siapkan tempatnya,'' pungkasnya. (gan)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template