Astaga, Pesta Miras Lima Tewas - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » , » Astaga, Pesta Miras Lima Tewas

Astaga, Pesta Miras Lima Tewas

Written By Mang Raka on Senin, 02 Oktober 2017 | 12.00.00

-Vodka Dicampur Lotion Anti Nyamuk dan Minuman Suplemen

KARAWANG, RAKA - Minuman berkadar alkohol tinggi yang dioplos dengan lotion antinyamuk dan minuman suplemen kembali meminta korban. Kali ini menimpa dua kelompok pemuda di dua tempat berbeda di Kecamatan Ciampel.
Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, kelompok pertama menggelar pesta miras oplosan di Danau Cipule, Desa Mulysari. Sedangkan kelompok lainnya di Kampung Karees RT 12/06, Tarum Barat 5, Desa Kutapohaci. Keempat korban tewas dari kelompok Cipule masing-masing, Ahmad Yusup (22), Shihiq Zibran Prasetyo (18), Kadi Suwandi (18) ketiganya warga Desa Mulyasari, Kecamatan Ciampel. Dan Tajudin Nur (23) warga Dusun II Kebon Kelapa RT 008/004, Desa Kutapohachi. Sedangkan Dadi (18) dan Vian Oktapian (18) juga warga Mulyasari, hingga kini masih dalam kondisi kritis dan dirawat di RS Intan Barokah.
Kemudian korban tewas di kelompok Karees adalah Deni (18) warga Kampung Karees RT 12/006, Desa Kutapohachi. Sedangkan Ridwan (22), Mulyadi (25) dan Asep Rukmana (25) masih menjalani perawatan di rumah sakit.
Kapolsek Ciampel AKP Ricky Adipratama mengatakan, jumlah korban tewas akibat pesta miras awalnya empat orang. Namun jumlah tersebut kemudian bertambah menjadi lima, dan tidak tertutup kemungkinan jumlahnya bertambah. Pasalnya, jumlah warga yang ikut pesta miras itu lebih dari 10 orang. "Kelompok Cipule diduga mengkonsumsi miras merek Big Boss yang dioplos dengan lotion anti nyamuk, dan minuman suplemen. Sedangkan kelompok Karees minum arak dan Big Boss," ungkap Ricky, Minggu (1/10) kemarin.
Ia melanjutkan, seluruh korban pesta miras itu baru menyadari dampak miras oplosan sejak Sabtu (30/9) lalu. Pihak keluarga masing-masing berupaya menyelamatkan nyawa para korban, terutama setelah mereka mengeluhkan rasa pusing dan muntah-muntah. "Seluruh korban langsung tidak sadarkan diri di lokasi pesta miras dalam keadaan bugil," tambah Ricky.
Sementara paman Tajudin, Suhandi mengaku tidak bisa menahan rasa sedihnya. Pdahal kata dia, sebelum korban pergi bersama teman-temannya, dia hanya bilang bermain keluar sebentar saja dan meminta uang untuk bermain. "Bilangnya mau main aja sempet minta uang," akunya.
Dia berharap kejadian tersebut tidak akan terulang kembali kepada masyarakat, maupun pemuda lainnya. Sebab mengkonsumsi minuman keras tidak baik buat kesehatan. "Semoga tidak ada korban lagi," harapnya. (yna/ops)

Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template