1500 Honorer K2 Karawang Ancam Mogok Kerja - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » , » 1500 Honorer K2 Karawang Ancam Mogok Kerja

1500 Honorer K2 Karawang Ancam Mogok Kerja

Written By Mang Raka on Selasa, 03 Oktober 2017 | 12.00.00

-Kepung Gedung Sate 20 Oktober

KARAWANG, RAKA - Sedikitnya 1500 honorer kategori dua (K2) di Kabupaten Karawang akan mogok kerja pada 20 Oktober nanti. Mereka akan berunjuk rasa di Gedung Sate Bandung, menggelorakan lima tuntutan. Salah satunya agar pemerintah mengangkat mereka menjadi CPNS.
Keputusan demo serentak se-Indonesia itu merupakan hasil dari rapat koordinasi nasional (Rakornas) FHK2I di Gedung Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Pemerintah Kabupaten Sleman, Jogjakarta 16 September lalu. Dalam rakornas itu diputuskan lima pernyataan. Pertama FHK2I mendukung sepenuhnya atas segala keputusan yang ditetapkan dari hasil Rakornas ke-VI FHK2I. Kedua, FHK2I seluruh Koordinator Wilayah (Korwil), Koordinator Daerah (Korda), Koordinator Kecamatan (Korcam) dan anggota FHK2I siap melakukan aksi unjuk rasa yang akan dilakukan serentak di Istana Negara dan di setiap provinsi masing-masing dalam waktu, hari, pakaian dan materi aksi yang sama.
Ketiga, FHK2I mengimbau kepada seluruh anggota FHK2I untuk segera bersama-sama melaksanakan keputusan tersebut dengan kesadaran yang penuh, demi kejelasan dan penuntasan permasalahan honorer K2 Indonesia. Keempat seluruh Korwil, Korda, Korcam dan anggota FHK2I akan melayangkan surat terbuka kepada Presiden RI secara serentak di setiap provinsi masing-masing dalam waktu, hari dan materi aksi yang sama. Kelima, berharap kepada DPR RI, Kemenpan RB dan Kemenkumham, Kemenkeu dan Presiden RI untuk segera bertindak dan merespon sikap yang disepakati FHK2I pada rakornas, agar ada kejelasan dalam waktu yang sesingkat-singkatnya.
Sekretaris Forum Honorer Kategori 2 Indonesia (FHK2I) Kabupaten Karawang Novi Purna Irawan mengatakan, kelima tuntutan itu akan disampaikan oleh ribuan honorer K2 Karawang bersama honorer lain se Jawa Barat di kantor Gubernur Jabar, Gedung Sate Bandung. "Kita akan aksi ke masing-masing pemerintah provinsi. Kalau Karawang berarti ke Bandung. Sedangkan honorer K2 di Jakarta berarti ke Istana," ungkapnya kepada Radar Karawang, Senin (2/10) kemarin.
Ia melanjutkan, salah satu cara agar honorer K2 menjadi PNS adalah dengan revisi Undang Undang Aparatur Sipil Negara. "Mari kawan-kawan semua, duduk bersama, maju terus, jaga kekompakan, bergandengan tangan, satu komando," ujarnya.
Selain itu, ratusan ribu honorer K2 juga menyiapkan beberapa rencana untuk menarik simpati pemerintah. Yaitu akan ada 600 ribu surat terbuka untuk Presiden Joko Widodo. Honorer K2 juga menyiapkan rencana lain jika usaha tersebut gagal. "Kami akan aksi demo lagi tapi di hari yang sama bertepatan dengan pelaksanaan tes CPNS pelamar umum gelombang kedua," ungkap pengurus FHK2I Said Samsul Bahri.
Dia menambahkan, aksi dipusatkan di masing-masing Kantor Regional (Kanreg) Badan Kepegawaian Negara (BKN). "Kami nggak akan mengganggu jalannya tes CPNS. Kami hanya berorasi, kok. Karena kami ingin pemerintah tidak melupakan ada honorer K2 yang butuh perhatian," tegasnya.
Dengan aksi demo di depan Kanreg BKN seluruh Indonesia, lanjutnya, honorer K2 berharap pemerintah memberi solusi terbaik. Namun, dia berharap, sebelum ada aksi, pemerintah dan Baleg DPR RI sudah membahas revisi UU Aparatur Sipil Negara (ASN). Revisi ini sangat dibutuhkan honorer untuk memuluskan pengangkatan mereka menjadi CPNS. "Sebanyak 460 ribu honorer K2 dengan gaji minim tetap mengabdi kepada  negara. Mengapa pemerintah menolak kami dengan berbagai macam alasan yang tidak masuk akal karena terbukti pemerintah sudah mengangkat pegawai hampir 100 ribu orang," pungkasnya. (rud)

Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template