Warga Wanajaya Mulai Panik - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Warga Wanajaya Mulai Panik

Warga Wanajaya Mulai Panik

Written By Mang Raka on Jumat, 08 September 2017 | 12.00.00

*Bencana Kekeringan Semakin Parah

TELUKJAMBE BARAT, RAKA - Upaya penanggulangan bencana kekeringan terus berlanjut. Bahkan kini Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karawang bekerjasama dengan Perusahaan Air Minum Daerah (PDAM) turun langsung ke lokasi untuk mendistribusikan air bersih di lokasi yang dilanda kekeringan.

Seperti dilakukan Kamis (7/9) di Desa Wanajaya Kecamatan Telukjambe Barat, mobil tangki PDAM mengucurkan air di desa dari lima desa terparah yang terimbas musim kemarau tahun ini. Sebanyak 5000 Liter air ditumpahkan ke jerigen dan ember-ember air milik warga Kampung Cibuntu RT 08 RW 04. Sekitar 300 warga secara tertib antrean menampung air.
Kampung Cibuntu merupakan titik terparah kekeringan di Desa Wanajaya, Kecamatan Telukjambe Barat. Wilayah tersebut memang masuk dalam areal sulit dapatkan air bersih. Sejak satu bulan terakhir sumur-sumur warga sudah tidak mengeluarkan air. Namun warga berharap pemerintah bisa mendapatkan solusi jangka panjang agar kesulitan mendapatkan air tidak terus menerus dirasakan warga tiap tahun. Apalagi jarak sumber air Sungai Cibeet cukup dekat. Hanya saja warga tidak memiliki pipa air yang bis tersambung dengan Sungai Cibeet.
"Kesulitan air mesti dirasakan warga tiap tahun dan belum ada penyelesaian terhadap persoalan itu sampai sekarang," tandas Badarudin (40) tokoh masyarakat Desa Wanajaya. Warga berharap pemerintah daerah membangun pompa air besar agar warga tidak lagi kesulitan air.
Masih dikatakan Badarudin, jika saat ini warga sulit dapatkan air yang sangat layak. Sementara untuk kebutuhan sehari-hari mereka mengandalkan isi sumur mereka yang sudah dalam keadaan kering. "Hampir semua sumur warga mengering. Kami berharap pemerintah bisa memfasilitasi pompa air besar agar bisa digunakan untuk mengaliri rumah - rumah warga yang kini kesulitan air, terutama air bersih," jelasnya.
Sementara petugas BPBD Kabupaten Karawang, Dedi menjelaskan jika bantuan yang dikirimnya disambut antusias warga. Dirinya memperkirakan warga yang datang membutuhkan air sekitar 300 orang. Warga membawa jerigen, ember dan galon air sebagai alat angkut air. "Kedatangan kami disambut baik warga. Mereka langsung memenuhi mobil tangki yang kita dampingi. Memang masih ada saja yang kekurangan air namun kami semaksimal mungkin terus memberikan bantuan agar semua kebutuhan air bersih bagi warga bisa terpenuhi," jelasnya.
Ketua RT 08 Kampung Cibuntu, Desa Wanajaya, Didin (45) membenarkan jika warga kesulitan air bersih. Kemarau yang sudah berlangsung sebulan ini membuat sumur warga kekeringan. Dirinya pun berharap pemerintah jangan berhenti mendistribusikan air bersih. "Melihat kekeringan yang belum lama saya agak pesimis sumur-sumur warga belum bisa kembali normal. Saya khawatir kondisi warga saat ini. Mereka sudah panik," terang Didin. 
Kendati demikian Didin tidak tidak menampik bantuan air yang dilakukan banyak pihak sudah berdatangan. "Sekarang ini BPBD dan PDAM yang mengucurkan air bersih dan ini sangat meringankan beban kami. Harapan kami bukan hanya banguan jangka pendek tetapi jangka panjang sehingga persoalan kekeringan di kampung kami bisa teratasi," tandas Didin. (yfn)

Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template