Warga Tepi Pantai Pisangan tak Bisa Tidur Nyenyak - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Warga Tepi Pantai Pisangan tak Bisa Tidur Nyenyak

Warga Tepi Pantai Pisangan tak Bisa Tidur Nyenyak

Written By Mang Raka on Selasa, 12 September 2017 | 13.00.00

- Terancam Banjir Rob

PEDES, RAKA- Angin kencang dipantai utara Pisangan akhir-akhir ini membuat khawatir masyarakat yang rumahnya berada di tepi pantai. Pasalnya, dalam 2 Minggu terakhir angin dan ombak besar sering menerpa daerah pesisir pantai tersebut. Masyarakat setempat meminta agar pembangunan dam bisa dilanjutkan kembali.
Rosyid (44), warga ditepi pantai, khawatir dengan angin pancaroba, rumahnya tepat berada di bibir pantai. Ia mengaku tidak bisa tidur dengan nyenyak, karena khawatir suatu waktu air rob bisa menerjang rumahnya. "Kalau malam itu saya dan keluarga gak bisa tidur nyenyak, karena takut ombak besar datang dan menerjang rumah saya," katanya, keoada Radar Karawang.
Sedangkan untuk menahan air rob dan terjangan ombak, lanjut dia, lingkungannya yang berpasir bukan tempat yang tepat jika daerahnya ditanami pohon mangrove. Tidak ada yang bisa ia lakukan selain melanjutkan pembangunan dam dari bebatuan. "Di sini gak bisa di tanami mangrove, harus langsung pake dam. Karena daerah ini penuh pasir, sedangkan manrove bisa tumbuh di lahan yang ada tanahnya," ujarnya.
Hal senada dikatakan warga lainnya, Demung (34), sebelumnya warga sekitar banyak yang mempunyai rumah di tepian pantai Pisangan. Namun, akibat terjangan ombak beberapa tahun lalu, sebagian warga terpaksa mengungsi dan bahkan ada juga yang pindah karena rumahnya diratakan oleh air rob. "Dulu mah beberapa tahun lalu rumah saudara saya banyak yang tinggal di sini, tapi semenjak kena air rob, mereka terpaksa pindah ke tempat yang lebih aman," ujarnya.
Datangnya air rob memang tidak bisa dipastikan, namun untuk pindah pun mereka mengaku terkendala biaya. Untuk saat ini, ia masih bertahan dan hanya bisa berharap air rob tidak seganas seperti 2 Minggu terakhir. Ia berharap keadaanya yang seperti ini mendapat perhatian dari pemerintah, agar ia bisa merasakan keamanan seperti halnya warga lain. "Kalau celaka memang tidak bisa dibtebak kapan datangnya, namun untuk saat ini dan kedepan kami harus berjaga-jaga, kami berharap pemerintah bisa melihat keadaan kami," pungkasnya. (rok)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template