Tanah Tanggul Citarum Diperjualbelikan - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Tanah Tanggul Citarum Diperjualbelikan

Tanah Tanggul Citarum Diperjualbelikan

Written By ayah satria on Sabtu, 16 September 2017 | 13.15.00

JAYAKERTA, RAKA - Galian liar di bantaran Sungai Citarum sungguh sangat mengkhawatirkan, setelah sebelumnya terjadi di bantaran Citarum Desa Kertasari, Kecamatan Rengasdengklok, galian serupa juga ada di bantaran Citarum Dusun Pawanda, Desa Medangasem, Kecamatan Jayakerta. Masyarakat berharap instansi terkait segera menutup tempat penggalian liar, khawatir tanggul jebol.
Kondisi galian liar tersebut terletak di bantaran sungai Citarum dengan kedalaman diperkirakan mencapai 20 meter, diketahui tanah oleh pengelola di jual ke luar desa untuk pengurugan. Galian tanah dijadikan lahan bisnis dengan omset puluhan juta setiap harinya tanpa ada pengawasan pihak terkait.
Utomo (48), warga Dusun Pacing, Desa Medangasem, Kecamatan Jayakerta mengatakan, kegiatan tercela ini sudah seringkali dilakukan. Dirinya sangat menyayangkan tindakan salah satu masyarakat yang hanya memikirkan kepentingan pribadi, namun tidak pernah berpikir akibat dan dampak yang akan terjadi jika galian tersebut terus dilakukan. "Saya mah gak abis pikir kepada mereka. Mereka hanya memikirkan kepentingan pribadi dan berani merusak alam sekitarnya, padahal akibatnya mereka sendiri yang akan merasakan jika tanggul Citarum tersebut jebol," katanya, kepada Radar Karawang.
Dikatakannya, untuk musim kemarau saat ini memang tidak akan terasa dampaknya seperti apa. Namun untuk musim hujan nanti, ia tidak bisa membayangkan jika galian liar ini terus dilakukan, dapat dipastikan bencana besar akan dirasakan masyarakatsaat, dan dengan menggali tanpa aturan tersebut secara tidak langsung sudah mengincar mereka. Pasalnya, setiap musim hujan debit air Citarum dipastikan bertambah semakin banyak dan tidak bisa prediksi. "Saya gak kebayang jika musim hujan nanti, saya benar-benar takut kalau tidak segera di atasi," ujarnya.
Sementara itu, Asep Sudrajat Ketua Forum Daerah Aliran Sungai (DAS) Karawang, dirinya akan segera melakukan sweeping ke lokasi dan memastikan keberadaa penggalian liar tersebut. "Setelah sebelumnya bantaran citarum di Desa Kertasari yang di ekploitasi, pokoknya besok saya langsung ke lokasi untuk memantaunnya langsung," pugkasnya. (rok)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template