Tak Dapat Jatah APBD, Organisasi Pemuda Ancam Demo Pemda - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Tak Dapat Jatah APBD, Organisasi Pemuda Ancam Demo Pemda

Tak Dapat Jatah APBD, Organisasi Pemuda Ancam Demo Pemda

Written By ayah satria on Sabtu, 30 September 2017 | 14.00.00

KARAWANG, RAKA - Sejumlah organisasi kepemudaan (OKP) yang bernaung di wadah Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) mengancam akan menggugat Pemerintah Daerah (Pemda) Karawang menyusul tidak adanya alokasi anggaran untuk pembinaan OKP. Hal ini terungkap, saat sejumlah OKP dan KNPI melakukan audensi dengan DPRD dan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Karawang, Jumat (29/9) kemarin di gedung paripurna DPRD Karawang.
Ketua DPD KNPI Karawang, Lukman N Iraz, mengatakan, menyayangkan tidak adanya anggaran dari Pemda Karawang untuk OKP baik di anggaran murni ataupun diperubahan. Padahal, organisasi yang bernaung di KNPI ini sudah jelas struktur organisasi dan eksistensinya di Karawang. "OKP yang ada di KNPI ini jelas kegiatannya, struktur organisasinya juga jelas, bukan organisasi sembarangan. Jadi wajar, jika mereka menuntut untuk adanya perhatian anggaran dari pemerintah," katanya.
Diteruskannya, anggaran untuk OKP sudah jelas dan diatur oleh undang-undang. Maka wajar, lanjut Lukman, jika sejumlah OKP ini ingin menggugat Pemda Karawang jika tidak ada alokasi pembinaan untuk OKP. Padahal, jika dilihat dari alokasi anggaran, malah organisasi lain diluar kepemudaan mendapatkan bantuan. Jumlah OKP yang ada di KNPI sekitar 80 organisasi. "Namun saya kira itu tidak elok jika pemda digugat oleh OKP. Oleh karena itu, saya harap agar pemda memperhatikan OKP-OKP ini. Mereka jelas kok kegiatannya, bahkan rutin dilaksanakan," paparnya.
Wakil Ketua DPRD Karawang Sri Rahayu Agustina, tidak habis pikir kenapa anggaran untuk OKP tidak ada. Padahal, Sri meyakini, OKP ini jelas kegiatan dan pembinaannya pada para anggotanya. Menurutnya, setiap tahun hampir selalu ada keluhan anggaran untuk OKP ini. "Setiap tahun selalu seperti ini, mengadu ke DPRD terkait anggaran. Padahalkan sudah jelas organisasinya, seharusnya setiap tahun pemda mengalokasikan secara tetap sehingga tidak terus-terusan mengadu seperti ini tiap tahun. Kita kan dari DPRD hanya menyerap aspirasi, selanjutnya dari eksekutif yang menentukan," paparnya, diamini anggota Komisi D Endang Sodikin.
Menurut Sri, anggaran Rp 800 juta dalam setahun untuk 80 OKP tidaklah cukup. Pada periode KNPI sebelumnya pernah dianggarkan Rp 1,3 miliar untuk satu tahun. Jika melihat dari APBD yang dimiliki Karawang saat ini, dia yakin pemda mampu untuk memberikan pembinaan pada OKP sebesar Rp 1,3 miliar. "Jadi saya minta pada bu Kabid Pora, untuk menyampaikan pada Pak Kadisdik untuk mengalokasikan untuk kepemudaan ini. Keluhan dari para OKP ini tolong diakomodir," katanya pada Kabid Pora Disdikpora Karawang yang ikut hadir dalam audiensi tersebut. (asy)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template