Sampah di Kota Mencemaskan - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Sampah di Kota Mencemaskan

Sampah di Kota Mencemaskan

Written By ayah satria on Sabtu, 16 September 2017 | 12.15.00

Lurah Karawang Wetan Minta Truk Sampah di Jalur Guro 3

KARAWANG, RAKA - Mencemaskan! Sampah di Karawang Kota nyaris tidak terkendali. Bahkan saking parahnya kondisi saat ini, lima truk sampah baru yang mestinya sudah didistribusikan ke jumlah kecamatan dipinjam sementara waktu untuk membersihkan sampah-sampah di Tempat Pembuangan Sampah (TPS) liar di wilayah perkotaan.
Berdasarkan informasi pengadaan ke lima truk sampah itu langsung dari pemerintah daerah dan bersumber dari Anggaran Pendapat Belanda Daerah (APBD). Rencananya truk-truk sampah itu akan didistribusikan ke sejumlah wilayah rawan sampah. Hanya saja, wilayah-wilayah mana saja yang akan mendapatkan, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) hanya mengatakan untuk sementara truk-truk itu terlebih dahulu digunakan untuk membantu membersihkan sampah di lingkungan perkotaan.
"Iya sudah beroperasi, semuanya ada lima unit," tutur Kabid Keberihan pengelolaan sampah (DLHK), Nevi Fatimah kepada Radar Karawang, Jumat (15/9). Dikatakan Nevi, kendaraan yang keluar sebelum dilaksanakannya HUT Karawang ke 384 (14/9) kemarin itu akan beroperasi terlebih dahulu dilingkunga kota Karawang untuk membantu membersihkan sampah-smpah di wilayah Kota. Terutama membersihkan sampah di TPS liar sehingga nantinya Karawang menjadi bener-bener campernik.
Sementara itu, Lurah Karawang Wetan, Dedi Supardi dimintai komentarnya terkait pengadaan lima truk sampah yang saat ini dioperasikan sementara membantu membersihkan sampah di Karawang menyampaikan dengan adanya lima kendaraan pengangkut sampah yang telah siap beroperasi di wilayah Kota Karawang, dia meminta Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan agar kendaraan tersebut bisa beroperasi dilokasi Tempat Pembungan Sampah liar di Jalan Sumadiharja, Kampung Cibugur Indah, Kelurahan Karawang Wetan, Kecamatan Karawang Timur.
Produksi sampah di wilayah itu, terang Dedi cukup tinggi. Itu karena pertumbuhan penduduk di lokasi tersebut juga tinggi dan setiap tahunnya mengalami peningkatan. Untuk wilayah itu, Dedi mengaku pihaknya sudah berupaya mengingatkan warga untuk tidak membuang sampah sembarangan, namun memang tidak adanya TPS sementara yang resmi. Daripada membuang sampah sembarangan dimana-mana akhirnya TPS liar tersebut sementara digunakan. "Proses pembersihannya kita akan kerja sama terus dengan LH bidang kebersihan minimal satu bulan sekali. Karena kalau kita tutup masyarakat akan kesulitan buang sampahnya. Upaya kedepan akan berusaha membuatkan TPS resmi," ujarnya.
Kendati demikian Dedi tetap berharap dari lima truk sampah yang kini dioperasikan salah satunya bisa dialokasi di jalur TPS liar di jalur Guro 3. "Mudah-mudahan LH bisa mengalokasikan kendaraan ke jalur TPS liar tersebut. Sebetulnya permohonan kita dari dulu bahwa untuk digunakan di jalur Guro 3 kesana untuk diadakannya armada baru karena berkaitan dengan jumlah penduduk yang bertambah terus,"  tuturnya. (apk)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template