Puluhan Ibu Muda Pasang Implan KB - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Puluhan Ibu Muda Pasang Implan KB

Puluhan Ibu Muda Pasang Implan KB

Written By Mang Raka on Jumat, 15 September 2017 | 14.00.00

PANGKALAN, RAKA - Komando Rayon Militer (Koramil) 0410 Pangkalan Bekerjasama dengan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) dan Unit Pelayanan Tehnis Daerah (UPTD) Keluarga Berencana Kecamatan Tegalwaru mengadakan pelayanan pemasangan alat kontrasepsi kepada masyarakat. Kegiatan yang berlangsung Kamis (14/9) di Puskesmas Tegalwaru terkait bulan bakti Keluarga Berencana Terpadu 2017.

Kegiatan yang melibatkan sekitar 40 ibu muda sebagai akseptor Keluarga Berencana dibareangi pemasangan alat kontrasepsi WOM, MOP dan IUD. Hadir dalam kegiatan tersebut Danramil Pangkalan Kapten Inf. Suryadi, Kapospol Tegalwaru Aiptu H. Dhanu Sri Yanto, Kepala Puskesmas Tegalwaru H. Ujang Suryana SKM serta Kepala UPTD KB Kecamatan Tegalwaru H. Ace Wiranata Spd. MM.
Danramil 0410 Pangkalan Kapten Inf. Suryadi menyampaikan Koramil 0410 Pangkalan akan terus berupaya mendukung program KB. Setiap pembina desa akan terus bekerjasama dengan pelaksana lapangan keluarga berencana ditiap-tiap desa sebagai tenaga Motivator KB di wilayah binaan bekerja sama dengan PLKB untuk turun ke lapangan guna memberikan pemahaman tentang pentingnya program KB demi kesejahteraan keluarga. "Pelayanan KB Kesehatan yang kita gelar bersama dengan Puskesmas dan UPT KB salah satu tujuannya untuk menumbuhkan kembali kesadaran warga tentang pentingnya mengikuti program KB. Melalui program KB ini kita berharap bisa menekan pertambahan pendudukan," ucapnya.
Hal senada diutarakan Kepala UPT KB Kecamatan Tegalwaru H. Ace Wiranata Spd. MM. Program Keluarga Berencana yang digencarkan pemerintah bukan bertujuan membatasi jumlah anak, tetapi memiliki manfaat lain yang sangat luas. "Kalau ada yang beranggapan KB untuk membatasi jumlah anak lantas mereka tidak mau ikut KB, itu salah," tandas Ace.
Sementara tujuan pemasangan alat kontrasepsi, dikatakan Ace, untuk mengatur jarak kelahiran, menyejahterakan keluarga, menciptakan penduduk berkualitas, dan berbagai fungsi lain. "Masyarakat masih dominan menggunakan alat kontrasepsi jenis suntik dan pil, namun itu diluar kendali pemerintah yang masih menargetkan dua anak cukup. Karenanya, kontrasepsi IUD dan implan yang masa efektfitasnya jangka panjang, harus mulai banyak dilirik masyarakat. Apalagi penggunaan dua alat kontrasepsi ini masih minim," pungkasnya.
Sementara, akseptor IUD, Ratna (25) Warga Kampung Bakan Harendong, Desa Cintalanggeng menyampaikan dirinya antusias mengikuti pelaksanaan pemasangan IUD karena dianggap efektif dan gratis. Dia juga mengemukakan jika Program Keluarga berencana memang mesti diikuti oleh pasangan yang mempunyai target dan program masa depan.
"Jika dengan Kontrasepsi IUD, saya akan merasa tenang, tidak seperti pil dan alat kontrasepsi yang lainnya. Namun itu pun bagi ibu rumah tangga yang mempunyai target masa depan yang lebih baik, terarah dan sehat," terangnya. (yfn)

Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template