Perempuan Tegalwaru Ramai-ramai Pasang Implant - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Perempuan Tegalwaru Ramai-ramai Pasang Implant

Perempuan Tegalwaru Ramai-ramai Pasang Implant

Written By Mang Raka on Senin, 11 September 2017 | 13.00.00

TEGALWARU, RAKA - Sebanyak 60 warga sekecamatan Tegalwaru mengikuti program pemasangan alat kontrasepsi. Kegiatan yang berlangsung di Aula Puskesmas Kecamatan Tegalwaru itu dimotori Unit Pelayanan Terpadu (UPT) Keluarga Berencana Pangkalan dan Tegalwaru, Minggu (10/9).

Puluhan ibu usia subur memanfaatkan kesempatan pelayanan kesehatan gratis ini sekaligus mendapatkan pengetahuan perihal pemasangan alat kontrasepsi dari UPT Keluarga berencana. Kegiatan langsung dihadiri Kepala UPTD KB Pangkalan dan Tegalwaru H. Ace Wiranata. Spd. MM serta Kepala seksi Kesejahteraan dan Sosial Kecamatan Tegalwaru, H. Asep Ghojal Somantri Spd. Mpd dan seluruh aparatur Keluarga Berencana Kecamatan Pangkalan dan Tegalwaru.
Sekitar 30 akseptor mendapatkan pelayanan gratis pemasangan implan dan selebihnya mendapat pelayanan program IUD dan pemberian suntik Keluarga Berencana satu bulan.
"Para akseptor KB harus diberikan pemahaman bahwa Program akseptor Keluarga Berencana jenis implant itu lebih aman, efektif dan efisien karena memiliki rentan waktu yang lama yakni untuk bisa bertahan selama tiga tahun dan IUD masa 10 tahun," ucap Kepala UPTD KB Pangkalan dan Tegalwaru, H. Ace wiranata. Spd. MM.
Sehingga, lanjut dia, secara kesehatan akan lebih aman, mengingat tubuh aseptor tidak sering dimasukkan zat antibiotik secara periodik seperti saat menggunakan alat kontrasepsi KB jenis pil dan suntik. Sementara di tempat yang sama, hal senada pun dikatakan Kepala Seksi Kesejahteraan dan Sosial Kecamatan Tegalwaru, H. Asep Ghojal Somantri Spd. Dirinya pun menyambut baik program tersebut dan berharap masyarakat yang memiliki target program pemerintah agar senantiasa bisa bekerjasama untuk mensukseskan program keluarga sejahtera. 
"Dengan adanya program tersebut warga yang perduli akan program keluarga berencana, mau ikut serta penjadi aseptor handal yang bisa membuat keluarga lebih sejahtera dan terprogram. Saya harap aseptor aseptor yang lainnya akan terus bertambah seiring dengan program keluarga berencana yang di dengungkan oleh Pemerintah pusat," jelasnya. 
Sementara Rukmini (24) warga Desa Kertasari Kecamatan Pangkalan yang mendapatkan pelayanan gratis mengatakan tertarik beralih dari alat kontrasepsi suntik ke implant karena lebih efektif dan efisien. "Repot jika pakai suntik setiap tiga bulan harus ke bidan. Tapi, dengan pakai implant pada hari ini maka saya pakai lagi pada tahun 2018 nanti," ucapnya.
Perlu disampaikan, hasil Survei Demografi Kependudukan Indonesia (SDKI) tahun 2012, mengingat terjadi peningkatan jumlah total angka kelahiran atau Total Fertility Rate (TFR). Sedang Angka TFR tercatat 2,6 per wanita usia subur (dalam 10 wanita usia subur terdapat 26 anak yang terlahirkan) atau menyamai catatan SDKI 2007 (stagnasi).
Sementara, berdasarkan data UPTKB Kecamatan Pangkalan target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional 2015-2019 diputuskan laju pertumbuhan pendudukan menjadi 1 persen atau menurun dari 1,8 persen per tahun, angka kelahiran total dari wanita usia subur (TFR) menurun dari 2,6 menjadi 2,29, dan penggunaan alat kontrasepsi modern berkisar 63 persen. (yfn)

Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template