Peredaran Sabu Tertinggi - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Peredaran Sabu Tertinggi

Peredaran Sabu Tertinggi

Written By Mang Raka on Kamis, 07 September 2017 | 12.00.00

*BNNK Amankan 13 Pemakai dan Pohon Ganja

KARAWANG, RAKA - Sabu dan ganja jenis narkoba terbanyak yang dikonsumsi pemakai narkoba di Karawang. Selain dua jenis itu untuk jenis prikotropika lainnya yang kerap ditemukan dikalangan pelajar narkotika jenis excimer dan obat penenang jenis tramadol.

Dalam satu tahun ini Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Karawang menangkap 13 pemakai narkoba jenis sabu dan ganja. Mereka tersebar di berbagai wilayah di Karawang. Seperti Kecamatan Karawang Barat, Kotabaru, Lemahabang, Majalaya, Klari, Purwasari dan Kecamatan Pakisjaya. "Dari jumlah pelaku tersebut rating tertinggi penggunanya untuk jenis sabu dan ganja," ucap Kepala Bidang Pemberantasan Narkoba BNNK Karawang Gunadi, Rabu (6/9).
Pada 2015 lalu tidak kurang dari 35 jenis narkoba yang dikonsumsi pengguna narkoba di Indonesia dari yang paling murah hingga yang mahal seperti LSD (Lysergic Acid Diethylamide). Sedangkan di dunia sendiri terdapat 354 jenis narkoba. Dari hasil penyelidikan barang haram yang kerap dikonsumsi kalangan yang berhasil di tangkap BNNK Karawang jenis narkotinya adalah sabu-sabu dan ganja.
Bahkan untuk ganja, kata Gunadi, belum lama ini BNNK berhasil mengamankan barang bukti satu pohon ganja di wilayah Kecamatan Purwasari. "Kita melakukan penyidikan (proses hukum) dengan menahan tersangka 10 hari kemudian dilimpahkan ke Kejaksaan Penuntut Umum," terangnya.
Upaya-upaya memutuskan matarantai peredaeran naskoba sendiri sampai saat ini masih terus digencarkan. Bahkan untuk tingkat kelurahan. Seperti di Kelurahan Nagasari, Kecamatan Karawang Barat. Petugas mensinyalir ada sejumlah titik yang dijadikan titik-titik peredaran narkoba. "Sampai saat ini aparat kepolisian secara intensif masih melakukan pengawasan terhadap titik-titik rawan peredaran narkoba," ungkap Bhabinkamtibmas Kelurahan Nagasari, Aiptu Endang Fajar S.
Endang menyampaikan untuk meminimalkan peredaran narkoba pendekatan terhadap generasi muda secara persuasif perlu dilakukan dengan melibatkan orang tua. "Semua kalangan harus dilibatkan, terutama para orang tua yang setiap hari berkumpul dengan anaknya. Sementara dari pihak kepolisian pun sudah melakukan dengan memantau secara rutin titik-titik rawan narkoba," pungkasnya.
Sementara itu Lurah Nagasari, H Endeng SH MH menyampaikan pihaknya tidak akan berhenti sebelum wilayah kerjanya bersih dan bebas dari persoalan narkoba. Karenanya pihaknya terus menghimbau kepada pengurus RT dan RW agar memantau warganya untuk tidak menggunakan narkoba. "Pembinaan terhadap remaja dan anak muda penting dilakukan. Untuk itu perlu peran aktif ketua RT dan RW di wilayahnya masing-masing selain para orang tua," tandas Endeng.
Tidak berhenti disitu, Endeng juga meminta bantuan untad dan pengelola serta pengurus pengajian untuk melakukan sosialisasi bahaya narkoba. "Nagasari nyatakan perang dengan Narkoba dan saya minta bantuan ustad dan pengurus pengajian di wilayah Kecamatan Nagasari supaya membantu sosialisasikan bahaya narkoba," tandas Endeng. (apk)


Titik Rawan Narkoba Karawang Kota
Stasiun KA Karawang Kota
Lingkungan Karanganyar
Lingkungan Rawasari
Lingkungan Antiong Utara


Wilayah Rawan Narkoba
Kecamatan Karawang Barat
Kecamatan Kotabaru
Kecamatan Lemahabang
Kecamatan Majalaya
Kecamaan Klari
Kecamatan Purwasari
Kecamatan Pakisjaya

Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template