Penyandang Disabilitas Bisa Rekam KTP - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Penyandang Disabilitas Bisa Rekam KTP

Penyandang Disabilitas Bisa Rekam KTP

Written By ayah satria on Sabtu, 16 September 2017 | 13.45.00

LEMAHABANG WADAS, RAKA - Warga yang belum  melakukan perekaman KTP elektronik mulai berdatangan melakukan rekam KTP di kantor Kecamatan Lemahabang, tanpa terkecuali warga penyandang disabilitas. Hal itu menyusul surat undangan yang disebar Bagian Kependudukan Kecamatan tersebut seminggu terakhir.
Berdasarkan data sebanyak 4.406 warga di Kecamatan Lemahabang terdata belum melakukan perekaman KTP elektronik. "Ini pak mau di foto, usianya sudah 20 tahun tapi kecil, soalnya dapat undangan dari Pemerintah supaya direkam, ya saya anter kesini," kata nenek dari anak Disabilitas asal Cengkeh Desa Ciwaringin, Hasanah.
Petugas Perekaman KTP el Kecamatan Lemahabang, Nanang Nugraha, mengatakan, tidak ada kesulitan saat perekaman KTP el anak disabilitas asal Ciwaringin bernama Raja ini. Baik di sidik jari maupun saat pemotretan, hanya saja ada kendala saat merekam bola mata saja. Pasalnya anak Disabilitas ini susah diam. Sementara untuk tandatangan, karena kesulitan cukup dengan garis saja dan hal itu diperbolehkan.
Dirinya sebut Nanang, apresiasi semangat anak- anak dengan keterbelakangan mental dan orangtuanya yang penuhi undangan perekaman ini. "Tidak ada kesulitan sih dalam hal perekaman. Hanya ditandatangan dan perekaman bola mata saja yang perlu bantuan ekstra," ujarnya.
Kasie Kependudukan Kecamatan Lemahabang, Ade Saepudin mengatakan anak-anak disabilitas tidak memandang postur tubuh dan lainnya, yang terpentingnya adalah usianya sudah memenuhi. Pihaknya sudah sebar undangan perekaman KTP el semingguan terakhir ke 11 desa, sebab dari data yang ada, sebanyak 4 ribuan warga Lemahabang belum direkam, namun pihaknya sortir ulang data yang disodorkan Disdukcatpil tersebut, karena khawatir ada yabg sudah direkam, meninggal dunia atau lainnya.
Sehingga untuk menghindari penumpukan perekaman, desa dimintai untuk mendata lebih detail dan menggiring setiap dusunnya secara rapi. Sekurang-kurangnya dalam sehari, dia dapati 100 warga yang direkam. "Masih ada empat ribu warga Lemahabang yang belum direkam, tapi nampaknya bisa berkurang, karena kita sortir ulang," ujarnya.
Lebih jauh Ade menambahkan, antusias masyarakat dalam perekaman KTP el setelah disebar undangan cukup tinggi karena baik anak disabilitas maupun jompo berbondong datang ke Kecamatan. Ia berharap, penjadwalan yang sudah di plot, bisa jadi perhatian pemerintah desa agar menggiring masyarakatnya lebih antusias lagi. Tinggal nanti jika blanko sudah ada bisa langsung ambil KTP el, tapu jika masih terbatas harus menunggu dan menggunakan Surat Keterangan (Suket) sementara. "Anak jompo dan disabilitas antusia datang setelah mendapat undangan," ucapnya. (rud)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template