Pengurus Golkar Pasang Bendera Setengah Tiang - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Pengurus Golkar Pasang Bendera Setengah Tiang

Pengurus Golkar Pasang Bendera Setengah Tiang

Written By ayah satria on Sabtu, 23 September 2017 | 11.30.00

Ancam Mundur jika DM tak Direkom

PURWAKARTA, RAKA - Menanggapi beredarnya surat dari DPP Golkar yang di dalamnya berisikan tentang pengusungan Ridwan Kamil untuk maju di Pilgub Jabar, Jumat (22/9), kader Golkar Purwakarta memasang bendera setengah tiang sebagai bentuk protes.
Beredarnya surat tersebut memastikan jika DPP Golkar untuk pilgub Jabar tidak mengusung kadernya yaitu Ketua DPD Golkar Jabar, Dedi Mulyadi.  Wakil Sekretaris DPD Golkar Purwakarta, Richad Sompi Menyayangkan apabila hal tersebut memang benar-benar terjadi.
Dikatakannya, jika memang benar dukungan Partai Golkar diberikan kepada Ridwan Kamil dan Danil Muttaqin, maka ia dan para kader Golkar lainnya akan mempertanyakan dasar-dasar yang menjadi pertimbangan DPP, sehingga Ketua Golkar Jabar tidak diusung pada Pilgub Jawa Barat.
Selain itu, Golkar Purwakarta akan melakukan protes baik secara lisan maupaun secara fisik hadir ke DPP Golkar. "Kenapa harus usung Dedi Mulyadi, dasar pemikirannya karena Kang Dedi telah menunjukan kerja keras untuk untuk menaikan popularitas Golkar di Jawa Barat. Belum lagi langkah-langkah Ketua DPD Golkar Jabar itu yang terus melakukan konsolidasi partai hingga ke tingkat akar rumput," ujarnya.
Sebelumnya, diperoleh informasi sejumlah pengurus PK Golkar di Kabupaten Purwakarta siap mundur dari pengurusan jika Ketua DPD Golkar Jabar Dedi Mulyadi tidak direkomendasikan DPP Golkar untuk maju dalam Pilgub Jabar.
Di lain pihak, Direktur Indonesia Political Review (IPR) Ujang Komarudin menyebut, jika Golkar tak usung Dedi Mulyadi sebagai Cagub Jabar bakal rugi. "Bila surat rekomendasi yang beredar dari partai Golkar yang tertulis mengusung Ridwan Kamil dan Daniel Muttaqien sebagai Cagub dan Cawagub dari partai Golkar. Bisa jadi membuat friksi di tubuh Golkar. Terlebih Golkar Jawa Barat sendiri hari ini cukup solid dan memiliki tren kenaikan elektabilitas di bawah nakhoda Dedi Mulyadi," kata Ujang, melalui telepon seluler, Jumat (22/9).
Menurutnya, kemungkinan di Golkar terjadi friksi. Di satu sisi RK bukan kader beda dengan Dedi Mulyadi merintis karir politik di Golkar sekarang ketua DPD, bisa dikatakan ini riskan tetapi namanya politik diingat dan dicatat apapun bisa terjadi.
Selain friksi di tubuh Golkar juga potensi kehilangan kader militan seperti Dedi Mulyadi akan hilang, karena menurut dosen Ilmu Politik Universitas Al-Azhar ini, bahwa Dedi merintis politik awalnya dari Golkar dan memiliki peluang besar memenangkan Pilgub Jabar, ditambah kemampuannya mampu menyolidkan Partai Golkar Jawa Barat. "Golkar terbiasa dengan konflik ketika yance tersandung kasus Golkar masih bisa berjalan tetapi tidak tahu apakah bisa memimpin seperti Dedi Mulyadi dan  kemungkinan itu sulit mendapatkan seperti Dedi," ujarnya. (gan)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template