Pengajuan Kamera di Kecamatan Klari Belum Dipenuhi - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Pengajuan Kamera di Kecamatan Klari Belum Dipenuhi

Pengajuan Kamera di Kecamatan Klari Belum Dipenuhi

Written By Mang Raka on Senin, 11 September 2017 | 14.00.00

KLARI, RAKA - Kecamatan merupakan perwakila dari pemerintah daerah, oleh karenanya, kantor kecamatan bisa dikatakan ujung tombak pelayanan bagi pemerintah daerah. Karena semua desa yang ada di suatu kecamatan, sebelum mengurus berkas ke Kaupaten, harus melewati dulu kecamatan.
Tetapi Kecamatan Klari, saat ini tidak memiliki alat yang lengkap untuk memberikan pelayanan perekaman Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el) kepada masyarakat. Padahal sudah banyak warga yang komplain agar perekaman KTP bisa dilakukan di kantor kecamatan, tidak di kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (disdukcatpil). "Iya nih, gara-gara kena musibah kemarin kemalingan semua fasilitas di kecamatan hilang, pelyanan juga terganggu," ucap Soni Luthfirahman, Kasi Yanum Kecamatan Klari  menjelaskan, setelah kejadian kebobolan maling beberapa bulan kemarin, berdampak pada pelayanan masyarakat yang tidak optimal,  karena warga yang mamu membuat KTP biasanya direkam di Kecamatan, kini harus merekam di Kantor Disdukcatpil langsung. "Kamera juga hilang, jadi untuk sementara tidak bisa melakukan pemotretan di kecamatan, harus ke dinas catata sipil langsung," terangnya.
Dia juga menerangkan, tidak sedikit masyarakat yang sudah mendapatkan surat undangan pemotretan yang mesti dilakukan di dinas catpil kabupaten karawang. Bukan tidak ingin membantu masyarakat, berbagai upaya kecamatan dalam melayangkan surat pengajuan kamera untuk pemotretanpun sudah dilakukan. Namun sampai sekarang belum mendapatkan tanggapan langsung dari dinas terkait. "Kita juga pengennya berbagai pelayanan bisa dilakukan di kecamatan lagi, kasian juga sama warga kalau harus ke catpil,  jauh jugakan," tuturnya.
Menurutnya dinas yang bersangkutan dalam pelayanan tersebut juga sedikit kesulitan, karena tidak mudah untuk bisa mendapatkan permintaan maupun pengadaan barang pelayanan. Butuh waktu yang lama dan mesti melalui proses yang sesuai dengan prosedur. "Mungkin dinas catpil juga mesti memberikan pengajuan langsung ke pusat, kalau pengajuan dari kecamatan sudah dilakukan," akunya.
Kesulitan tersebut bukan hanya dialami oleh tenaga kerja kecamatan saja, melainkan dialami juga oleh tanag kerja desa lainnya, petugas desa di Desa Duren Kasi Pemerintahan, Lili Sukarli misalnya, untuk desa duren saja, terncatat ada sekitar 1.173 warga yang mendapatkan undangan pemotretan pembuatan KTP.  Yang menjadi kendala bagi masyarakat kata dia pelaksanaan pemotretannya dilaksanakan di dinas catatan sipil, bukan di kecamatan. "Jadi lebih jauh aja, kasian masyarakat," terangnya.(yna)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template