Pencairan Dana Bagi Hasil Alot - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Pencairan Dana Bagi Hasil Alot

Pencairan Dana Bagi Hasil Alot

Written By Mang Raka on Selasa, 19 September 2017 | 12.00.00

CILAMAYA KULON, RAKA - Menjelang akhir September, perasaan aparat desa deg-deg menunggu dana bagi hasil pajak dan retribusi daerah yang entah kapan cairnya.
Berbeda dengan dana desa, alokasi dana desa, serta bantuan gubernur, pembahasan dana bagi hasil selalu alot. Tidak jarang baru cair di penghujung tahun. Ketua Ikatan Kepala Desa Kecamatan Cilamaya Kulon Sawa Isyirot melihat pencairan dana bagi hasil akan seperti tahun sebelumnya. Pasalnya, hingga menjelang akhir September, semua desa di Kabupaten Karawang belum mengajukan pencairan dana bagi hasil, karena dana yang bersumber dari pajak dan retribusi daerah itu belum selesai dibahas. Pihak desa, menurutnya masih menunggu peraturan bupati yang mengatur dana tersebut. "Tahun 2017 ini nampaknya gelagat (baru cair bulan Desember seperti tahun 2016) ke arah yang sama juga terjadi," ujarnya kepada Radar Karawang, Senin (18/9).
Lebih jauh Kades Muktijaya ini menambahkan, sempat ada bahasan sejumlah item untuk distribusi dana bagi hasil ini. Antara lain selain Upas, Linmas dan bendahara desa, juga ada insentif untuk amil dan rehab kantor desa. Namun, kata Sawa, entah mungkin masih banyak permintaan dimasukkan dalam pagu, sehingga bahasannya alot. "Jumlahnya per desa variatif, ada yang Rp 150 jutaan sampai Rp 200 jutaan," tuturnya.
Dia berharap peraturan bupati dana bagi hasil segera keluar, sehingga mempercepat pencairan pada tahun ini. "Dua tahap sih, harus diupayakan segera selesai biar desa juga cepat mengajukannya," ungkapnya.
Kasie Ekbang Kecamatan Cilamaya Wetan Wowo Wahyudin mengungkapkan, semua SPJ dan ajuan diharapkannya bisa dirampungkan maksimal jelang dimulainya perencanaan tahunan. Sebab menurutnya, bupati menginginkan agar semua dana bantuan dari pemerintah tahun 2017 terserap semua. "Diupayakan tidak ada lagi luncuran di tahun berikutnya," pungkasnya.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Karawang Ade Sudiana mengakui bahwa dana bagi hasil masih belum final pembahasannya. Karena pagunya baru turun dari Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), dan nanti akan dibahas peruntukannya. Ade berharap, DBH tahun ini tidak ada luncuran atau loncat pencairannya seperti anggaran tahun sebelumnya. "Pagunya baru turun di BPKAD, nanti dibahas lagi peruntukannya," singkatnya. (rud)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template