Muara Pasirputih Dangkal - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Muara Pasirputih Dangkal

Muara Pasirputih Dangkal

Written By ayah satria on Selasa, 19 September 2017 | 14.50.00

CILAMAYA KULON, RAKA - Muara laut di perairan Karawang mengalami pendangkalan. Dari enam muara terparah pendangkalannya muara laut Pasirputih di Desa Sukajaya, Kecamatan Cilamaya Kulon salah satunya. Karenanya nelayan berharap ada upaya dari pemerintah daerah untuk melakukan pengerukan sehingga tidak ada lagi perahu terdampar ketika bersandar di perairan tersebut.
Dijelaskan, selain perairan Pasirputih, muara-muara yang mengalami pendangkalan seperti muara-muara di Kecamatan Cilebar dan Cibuaya serta muara di Kecamatan Tempuran.
Pemerintah Karawang sendiri seperti tidak berdaya mengupaya pengerukan muara-muara dangkal tersebut karena membutuhkan biaya yang sangat besar. "Pendangkalan di muara laut Karawang sudah sangat memprihatinkan. Selain merugikan perahu nelayan yang kesulitan keluar masuk saat melaut, juga pembiayaan untuk pengerukan muara itu bukan nominal yang kecil," ungkap Kanit Sat Pol Air Polres Karawang Aiptu Asep Juparsa, kemarin.
Bahkan, tambah Aiptu Asep kondisi pendangkalan terparah berada di Muara Sungai Buntu dan Betokmati di Kecamatan Cilebar. Untuk muara-muara di Cilamaya memang tidak seberbahaya di Cilebar sebab posisinya selain dangkal, intensitas gelombang di muara tersebut cukup tinggi. "Semua muara dangkal, yang mengkhawatirkan dan berbahaya adalah Betokmati dan Sungibuntu karena gelombangnya juga tinggi," Ujarnya.
Karena pendangkalan ini, pesta laut yang digelar kemarin sedikit menghadapi hambatan. Terutama, sebut Asep pertimbangan kondisi gelombang yang tinggi diatas pukul 10.00 WIB kegiatan pesta laut serentak tahun ini tidak bisa bertemu di pusar laut antar TPI. Sebab selain dangkal juga membahayakan kapal nantinya. Untuk itu, Beberapa TPI sudah lebih dulu ke tengah lautan melarung kepala kerbau yaitu nelayan Pasirputih dan Cemarajaya, meskipun sebelumnya menunggu komando tuan rumah di Ciparagejaya. Terlepas hal itu, selama pelaksanaan, diapresiasinya berjalan lancar dibawah pengawalan Sat Pol Air yang mengerahkan tujuh personelnya. "Gelombang di atas pukul 12.00  WIB sudah tidak stabil, makanya kita arahkan kapal sudah ketengah laut sebelum jam 10.00 WIB," ungkap Asep.
Kades Sukajaya Abdul Gofur mengatakan arahan dan intruksi dari Pol Air dan Pokmaswas itu penting untuk keselamatan nelayan. Apalagi disaat pesta laut tahun ini yang gelombangnya cukup tinggi. Bahkan, akibat dangkal dan gelombang tinggi saat ini dua hari kemarin ada perahu bubu rajungan nelayan terbalik. Beruntung lokasinya masih dekat dengan TPI dan berhasil dikendalikan. Karenanya, dalam kondisi saat ini, diperlukan arahan pasti agar tidak ada benturan perahu, kecelakaan dan lainnya. "Sempat ada perahu terbalik beberapa hari ini akibat dari dangkalnya muara dan gelombang laut yang tinggi," pungkasnya. (rud)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template