Mobil Dinas Ditarik, Tunjangan Dewan Naik Berlipat-lipat - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Mobil Dinas Ditarik, Tunjangan Dewan Naik Berlipat-lipat

Mobil Dinas Ditarik, Tunjangan Dewan Naik Berlipat-lipat

Written By ayah satria on Sabtu, 23 September 2017 | 12.00.00

KARAWANG, RAKA - Seluruh anggota DPRD Kabupaten Karawang sebentar lagi akan bertambah kekayaannya. Itu setelah Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2017 tentang Hak Keuangan dan Administratif Pimpinan dan Anggota DPRD disahkan. Meski mobil dinas para anggota dewan ditarik, namun uang berbagai tunjangan naik berkali-kali lipat.
Dalam pasal 2 peraturan itu disebutkan, penghasilan pimpinan dan anggota DPRD terdiri atas penghasilan yang pajaknya dibebakan pada APBD, meliputi uang representasi, tunjangan keluarga, tunjangan beras, uang paket, tunjangan jabatan, tunjangan alat kelengkapan dan tunjangan alat kelengkapan lain, tunjangan komunikasi intensif, tunjangan reses.
Sedangkan tunjangan kesejahteraan disebut dalam pasal 9, yaitu jaminan kesehatan, jaminan kecelakaan kerja, jaminan kematian dan pakaian dinas serta atribut. Selain itu, para pimpinan DPRD disediakan tunjangan kesejahteraan berupa rumah negara dan perlengkapannya, kendaraan dinas dan belanja rumah tangga. Sedangkan anggota dewan, hanya rumah negara dan tunjangan transportasi.
Anggota DPRD Kabupaten Karawang Mulya Syafari membenarkan akan ada tunjangan transport untuk menunjang pekerjaan dinas berkeliling daerah pemilihan dan kecamatan. Namun, dia belum tahu berapa jumlah tunjangan tersebut, karena merupakan kewenangan Pemerintah Kabupaten Karawang. "Yang jelas semua mobil dewan akan ditarik," ungkapnya kepada Radar Karawang, Jumat (22/9).
Dia melanjutkan, minggu ini adalah batas akhir pengembalian mobil dinas dewan. Namun, tidak semua mobil ditarik, hanya mobil ketua dan wakil ketua DPRD saja yang tetap digunakan. "Saya serahkan mobilnya Minggu ini, karena memang minggu ini batasan terakhir sih," ujarnya.
Senada dikatakan anggota DPRD dapil IV Asep Saepudin Zukhri, karena mobilnya ditarik kembali, otomatis ada gantinya. Yaitu biaya transport yang disesuaikan dengan biaya sewa di Kabupaten Karawang. "Gantinya akan ada biaya transport yang disesuaikan dengan biaya sewa, mobil ditarik, lebih jelasnya ya ganti kredit," tutupnya.
Pengamat anggaran politik dan Direktur Center for Budget Analysis (CBA) Uchok Sky Khadafi menilai, dalam PP tersebut pemberian tunjangan komunikasi intensif bagi kemampuan keuangan daerah tinggi bisa diberikan sampai tujuh kali lipat, dari uang representasi ketua DPRD dan anggota DPRD. Padahal, PP lama yang mengatur soal besaran tunjangan dewan lebih efektif. Sementara dalam PP Nomor 18 tahun 2017, pemberian tunjangan komunikasi intensif bagi kemampuan keuangan daerah sedang paling banyak lima kali, dan pemberian tunjangan komunikasi intensif bagi kemampuan keuangan daerah rendah paling banyak tiga kali. "Hal ini sangat memanjakan anggota DPRD saja yang kerjanya hanya 'main-main' proyek saja dalam APBD," ungkap Uchok. (rud)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template