Kemarau Panjang di Gandamekar Bikin Kelimpungan - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Kemarau Panjang di Gandamekar Bikin Kelimpungan

Kemarau Panjang di Gandamekar Bikin Kelimpungan

Written By ayah satria on Sabtu, 09 September 2017 | 13.30.00

PURWAKARTA,RAKA - Hujan yang tak kunjung turun sejak awal Juni 2017 mengakibatkan persediaan air sumur warga di Purwakarta surut dan berkurang setiap harinya. Masyarakat mengaku mulai khawatir dengan kondisi kemarau yang cukup panjang seperti sekarang ini. Seperti di Desa Gandamekar, Kecamatan Plered, Kabupaten Purwakarta, sejumlah sumur disetiap rumah warga nyaris dangkal dan tidak lagi banyak mata air yang mengeluarkan air.
Anwarudin (47), salah satu warga, mengaku mulai kewalahan dengan kondisi kemarau yang melanda desanya saat ini. Pasalnya, sumur yang ada dikediamannya semakin hari semakin dalam dan nyaris dangkal. Dengan demikian kekuatan pompa air yang biasa dipakai untuk menyedot air pun tak lagi berfungsi karena tak kuat lagi memompa air di dalam sumur tersebut. Dengan kondisi seperti itu, dirinya terpaksa harus beralih menggunakan tali atau tambang karet untuk menimba air disumurnya. "Sumurnya sudah mau dangkal, pompa airnya juga sudah tidak kuat lagi nyedot air di dalam sumur, karena sumurnya semakin dalam. Jadi sementara saya pakai tali tambang saja," ujar Anwar, Jumat (8/9)
Anwar berharap secepatnya turun hujan, agar sumurnya kembali dipenuhi air bersih. Sehingga tidak usah lagi susah payah menimba dengan menggunakan tali tambang. "Semoga saja turun hujan dalam waktu dekat,  dan saya tidak lagi harus menimba menggunakan tali tambang," tambah Anwar.
Kondisi seperti itu, membuat Heru (28), pemuda asal Desa Gandamekar yang berprofesi sebagai pengusaha menengah ke bawah ini prihatin melihat kondisi beberapa sumber mata air yang terdapat di Desa Gandamekar kini terlihat kumuh serta tidak terurus. Padahal, kata Heru, dulunya sering sering dijadikan tempat mandi, mencuci dan lain-lain oleh masyarakat.
Heru berharap, adanya perhatian dan tindak lanjut dari pemerintah untuk membangun dan memperlayak fasilitas umum yang sifatnya menutupi kebutuhan warga, seperti air bersih. "Semoga saja secepatnya ada perhatian khusus dari pemerintah untuk membangun dan membenahi tempat mata air yang ada di desa saya ini. Sehingga bisa kembali menjadi tempat yang manfaat bagi warga, khususnya di saat kondisi kemarau seperti sekarang ini," pungkasnya. (gan)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template