Kades Minta Bangunan Liar Ditertibkan - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Kades Minta Bangunan Liar Ditertibkan

Kades Minta Bangunan Liar Ditertibkan

Written By Mang Raka on Sabtu, 02 September 2017 | 12.30.00

* Banyak Berdiri Bangunan Liar di Aatas Saluran Air PJT II

JATISARI, RAKA - Kepala Desa Balongandu, Kecamatan Jatisari, Suhana mempertanyakan status bangunan liar yang dibangun diatas tanah PJT II tepatnya sepanjang gerbang Perum Cikampek Baru sampai kebelakang. Pasalnya keberadaan bangunan tersebut menjadi penyebab banjirnya warga perumahan karena saluran air terhambat.
"Saya sudah konfirmasi ke pihak PJT II, katanya uruasn bangunan tidak ada sangkut pautnya dengan desa," ujar Suhana kepada Radar Karawang, Jumat (1/9).
Menurutnya, jawaban tersebut setelah berkali-kali komplen disampaikan oleh pihak pemerintahan desa kepada pihak PJT II. Tetapi ternnyata jawaban yang disampaikan oleh PJT II dinilai tidak baik, karena hanya melayangkan surat yang didalamnya nama-nama orang yang menyewa lahan diatas tanah PJT II. Padahal pemerintahyan desa meminta agar adanya penertiban bangunan-bangunan liar tersebut. "Kami mintanya ditertibkan," tegasnya.
Dia juga menyampaikan, berdasarkan data yang disodorkan pihak PJT II kepada pemerintahan Desa Balonggandu, sudah banyak bangunan yang tidak memperpanjang sewa, tetapi sangat disayangkan, hal itu ditak ditindaklanjut dengan pembongkaran, sehingga saluran air yang seharusnya bisa diperbaiki, tidak bisa diperbaiki karena diatasnya tertutup oleh bangunan. "Dari mana aturanya, diatas  irigasi boleh ada bangunan, apalagi bangunannya permanen," ujarnya.
Lebih lanjut dia menyampaikan, padahal kalau pihak PJT melakukan komunikasi dan koordinasi dengan pihak Pol PP yang memiliki kewenangan dalam penegakan K3, termasuk dalam menertibkan bangunan-bangunan liar, pemerintahan desa siap untuk menyewa alat berat berupa beko untuk mempermudah pembongkaran. Oleh karenanya dalam waktu dekat, dia juga akam melakukan koordinasi dengan Saytpol PP terkait maraknya bangunan liar tesebut. "Yang punya tanahnya diam saja. Jadi kami yang akan bergerak," ujarnya.
Bukan hanya itu, banyaknya bangunan liar diatas tanah PJT II yang ada di wilayah Desa Balonggandu sering menjadi fitnah, karena warga yang tercatat di PJT II sebagai penyewa lahan juga banyak yang tidak ada. Sehingga, saat terjadi persoalan Pemerintahan Desa yang selalu kena getahnya. "Kalau ada permasalahan, pasti desa yang kena semprot. Makanya daripada seperti itu, lebih baik ditertibkan," pungkasnya.
Sementara pihak PJT II masih belum memberikan keterangan terkait persoalan tersebut. (zie)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template