Jalan Pantura Jatisari Baranang - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Jalan Pantura Jatisari Baranang

Jalan Pantura Jatisari Baranang

Written By ayah satria on Sabtu, 16 September 2017 | 14.45.00

JATISARI, RAKA - Sudah sekian lama warga Jatisari dan para pengguna jalan menantikan Penerangan Jalan Umum (PJU) dipasang disetiap jalan pantura Jatisari. Sudah sekitar satu minggu, ini jalan raya tersebut dipasang PJU, dengan demikian, pengguna jalan bisa merasa lebih nyaman saat melintasi jalan tersebut.
"Sudah sekitar satu minggu ini jalan raya pantura jatisari dipasang PJU itu dari jembatan timbang sampai pasar Jatisari," kata warga Perum Cikampek Baru, Desa Balonggandu, Agus Somantri, kepada Radar Karawang, Jumat (15/9).
Dia menyampaikan, memang seharusnya setiap jalan utama dipasang PJU yang memadai, agar warga merasa nyaman saat melintas, dan aksi kejahatan serta angka kecelakaan juga bisa menurun. Karena jika jalan utama apalagi yang dihimpit oleh sawah kondisinya gelap gulita, maka memberikan peluang bagi para pelaku kejahatan untuk melakukan aksinya. Belum lagi banyaknya pengendara yang melintas dengan kondisi penerang kendaraannya tidak memadai, seperti lampunya mati, atau bahkan tidak ada lampunya. Maka bisa sangat rawan untuk terjadi kecelakaan. "Kalau sekarang warga sudah merasa nyaman dan aman saat melintas jalan pantura jatisari," ujarnya.
Penerangan jalan umum itu bahkan sampai pada perbatasan Subang, sehingga meski kondisi jalannya dihimpit oleh areal pesawahan, para pelaku kejahatan minimal merasa takut untuk beraksi ditempat yang terang. Karena dari kejauhan juga bisa diketahui oleh pengendara yang melintas, dan pengendara bisa lebih hati-hati saat melintas. "Setelah PJU terpasang semua, rambu-rambu dan kelengkapan jalan juga arus terpasang," pintanya.
Dia mencontohkan, seperti trotoar jalan, garis pembatas jalan, zebra cross untuk menyebrang, lampu kuning tanda hati - hati, termasuk rambu banyak anak sekolah dan lain sebagainya harus lengkap. "Karena memang itu kewajiban pemerintah untuk menjaga keamanan masyarakatnya," ujarnya.
Kepala Desa Balonggandu Suhana juga menyampaikan, sekarang tidak terlalu hawatir saat malam hari melintasi jalan tersebut, karena biasanya dengan kondisi jalan yang lurus dan besar, para pengendara selalu memacu kendaraannya dengan cepat. Tetapi jika PJU nya cukup, meski kendaraan melaju cepat, paling tidak bisa melihat lebih jelas ada apa didepannya. Berbeda dengan saat kondisi jalan tidak ada PJUnya. Saat kendaraan melaju cepat dan ada orang nyebrang secara tiba-tiba, maka tidak akan bisa diantisipasi untuk menghindari kecelakaan. "Sekarang mah, kalau warga saya menyebrang jalan dimalam hari juga kelihatan sama sopir kendaraan yang melintas," pungkasnya. (cr1)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template