Gara-gara Bisnis Narkoba, Ayu Dibui Lagi - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Gara-gara Bisnis Narkoba, Ayu Dibui Lagi

Gara-gara Bisnis Narkoba, Ayu Dibui Lagi

Written By ayah satria on Jumat, 29 September 2017 | 19.43.00

KARAWANG,RAKA - Sanksi hukum selama setahun penjara ternyata tidak membuat jera bagi Susiayu Sri Lestari alias Ayu (22). Pasalnya, warga  Dusun Karang Anyar Rt 005/012, Desa Cikampek Selatan, Kecamatan Cikampek itu malah ikut menjerumuskan Jenal Aripin alias Gendut (37) warga Kampung Tangkil Rt 001/006, Desa Citarik, Kecamatan Tirtamulya, yang tergolong masih kerabatnya dalam bisnis narkoba.
Ayu dan Gendut ditangkap anggota Satuan Narkoba (Satnarkoba) Polres Karawang  di salah satu rumah kontrakan yang beralamat di Desa Karang Sinom, Kecamatan Tirtamulya, Selasa (28/9) pukul 20.00 wib. Dari tangan tersangka, mengamankan 33 paket sabu siap edar seberat 12 gram.
“Kedua tersangka kita tangkap di salah satu rumah kontrakan yang beralamat di Desa Karang Sinom, Kecamatan Tirtamulya. Setelah sebelumnya mendapat informasi dari masyarakat, karena daerah tersebut sering menjadi tempat transaksi narkoba,” kata Kasat Narkoba Polres Karawang, AKP Eko Condro kepada Radar Karawang, Kamis (28/9) kemarin.
Dikatakannya, saat dilakukan penggeledahan terhadap kedua tersangka,  petugas menemukan  tiga puluh tiga paket sabu yang sudah siap jual seberat 12 gram. Selain itu, dua kartu ATM, korek api gas serta alat hisap (bong), satu lembar kertas bukti transfer dan empat buah handphone. "Semuanya sudah kita sita dan dijadikan sebagai barang bukti," kata Eko
Berdasarkan hasil pemeriksaan penyidik, pelaku mendapatkan barang berupa sabu tersebut dari seseorang yang ia belum kenal namanya. Dengan cara mentransfer sejumlah uang terlebih dahulu. Selanjutnya pelaku akan diarahkan untuk mengambil sabu tersebut di suatu tempat yang ditentukan oleh orang tersebut. "Tersangka Ayu sendiri merupakan residivis karena sebelumnya pernah dihukum setahun karena mengkonsumsi narkoba. Ayu bukannya bertobat tetapi malah memperdalam ilmu sehingga saat diperiksa penyidik Ayu masih menutup-nutupi keterlibatan orang lain," terang Eko
Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, penyidik menjeratnya dengan  pasal 114 ayat (1) subside pasal 112 ayat (1) UU Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika. "Jika terbukti sebagai pengedar, ancaman hukumannya minimal 5 tahun penjara  dan denda paling banyak Rp 10 miliar,” pungkasnya.(ops)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template