DARAH ITU MERAH JENDERAL! - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » , » DARAH ITU MERAH JENDERAL!

DARAH ITU MERAH JENDERAL!

Written By Mang Raka on Rabu, 27 September 2017 | 12.00.00

Ribuan Warga Cikampek Nobar Film G30S/PKI

CIKAMPEK, RAKA - Darah itu merah jenderal! Kalimat tajam menghantam yang dinukil dalam salah satu dialog film berjudul "Pengkhianatan G30S/PKI" begitu melekat dalam benak generasi medio 80-an sampai 90an, yang saban tahun diharuskan menonton film besutan sutradara kawakan alm. Arifin C. Noer.
Kini, setelah mulai tenggelam pascareformasi, film berdurasi 4,5 jam kembali didengungkan. Masyarakat dari berbagai lapisan berbondong-bondong menonton adegan demi adegan yang dikemas begitu mencekam tersebut. Tidak terkecuali masyarakat Kecamatan Cikampek. Ribuan orang mulai dari aparat pemerintah hingga pelajar memadati lapangan Kantor Pemerintah Kecamatan Cikampek, Senin (25/9) malam. Mereka menonton hingga film yang dibuat tahun 1984 itu selesai.
Salah satu adegan yang sangat membekas di benak adalah saat seorang wanita mengambil silet yang terselip di dinding anyaman bambu. Disayatkannya silet itu pada wajah seseorang yang duduk terikat tak berdaya di hadapannya. "Penderitaan itu pedih, Jenderal. Sekarang rasakan sayatan silet ini. Juga pedih! Tapi tidak sepedih penderitaan rakyat," ujar wanita itu dengan wajah bengis. Lelaki yang dipanggil jenderal itu dihujani pukulan, disiksa hingga sekarat dan mati. Dinding anyaman bambu tempat menyelipkan pisau silet yang digunakan untuk menyiksa si jenderal, divisualkan lengkap berikut detil irisan silet pada kulit dan daging. Ekspresi wajah bengis dan kejam para gerwani dibalik lagu “Genjer-Genjer” ditampakan bak para pemuja setan yang sedang melakukan ritualnya.
Seperti layaknya film-film bergenre horor, ilustrasi musik dalam film itu memperkuat narasi gambarnya, yakni keheningan malam yang mencekam. Tidak menggedor jantung seperti film horor pada umumnya yang bisanya cuma bikin kaget, akan tetapi musik pada dalam film itu seperti mengiris jantung seiris demi seiris, membuat kita ingin menutup mata dan telinga karena tak kuat lagi sudah jantung ini diiris-iris.
Nur'alim (20) Warga Dusun Karajan RT 02/02, Desa Wancimekar, Kecamatan Kotabaru, mengatakan, dengan nonton film Pengkhianatan G30S/PKI, bisa mengingatkan kembali tentang mata pelajaran sejarah di sekolahannya dulu. "Dengan adanya nobar ini, saya jadi inget lagi dengan sejarah Indonesia," ujarnya kepada Radar Karawang.
Danramil Cikampek Kapten Inpanteri Wawan mengatakan, dengan adanya perintah dari panglima TNI, setiap daerah harus memutar Film G30S/PKI. "Pemutaran film G30S/PKI ini, sudah menjadi perintah dari panglima atas," ujarnya.
Ia menambahkan, pemutaran film sejarah bertujuan untuk mengingat kembali kembali dan mengetahui tentang peristiwa masa lampau. Agar tidak melupakan sejarah, sehingga jiwa nasionalime akan melekat kepada bangsa Indonesia. "Agar tidak melupakan sejarah," katanya. (cr1)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template