Cemas Batu Jatuh dari Truk - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Cemas Batu Jatuh dari Truk

Cemas Batu Jatuh dari Truk

Written By Mang Raka on Rabu, 27 September 2017 | 12.00.00

*Etalase Warung Pecah Terkena Batu Kerikil Sering

TELUKJAMBE BARAT, RAKA - Aktivitas dumb truk pengangkut batu kapur yang hilir mudik melintasi jalan utama Badami-Loji dinilai membahayakan pengendara lainnya. Dikhawatirkan dengan muatan penuh tanpa memasang penutup material itu batu-batu yang diangkut terjatuh ke jalan dan mengenai pengendara dibawahnya.

Selain mengangkut batu kapur dan pasir kendaraan-kendaraan bertonase berat itu juga mengangkut batu belah yang terkadang sampai melebihi bak yang ada dibelakang truk. "Khawatir saja batu yang diangkut menggelinding dari atas truk dan jatuh ke jalan saat truk berbelok atau melintasi jalan bergelombang. Makanya, kalau pengendara yang sudah hapal selalu mengambil jarak jika didepan truk. Ya, jaga-jaga itu tadi ada batu menggelinding dan jatuh ke jalan," papa Anwar (40) sopir minibus asal kabuparen Bekasi.
Anwar mengaku ngeri setiap kali berpapasan dengan truk-truk pengangkut material batu belah dan batu kapur. Apalagi saat truk-truk itu berbelok terkadang ada batu-batu yang bergeser. Makanya Anwar memilih lebih baik menyalip ketimbang ambil resiko berada di belakang truk. "Ngeri kadang saya mas, Kalau melihat dump truk pengangkut material tanpa pengaman. Saya lebih baik memilih menyalip atau menahan beberapa meter kendaraan saya agar ketika ada tumpahan material, kendaraan saya akan nyaman," ucapnya.
Untuk itu, terang Anwar perlu adanya tindakan baik dari Kepolisian maupun Dinas Perhubungan (Dishub) agar dilakukan penertiban terhadap truk-truk berbahaya tersebut.
Anwar menuturkan aktivitas truk-truk itu terutama melintas di jalur utama Badami - Wanasari, tepatnya di Jalan Nyangkokot Desa Wanasari, Kecamatan Telukjambe Barat. Dump truk itu lalulalang mengangkut material tanpa penutup bak. Padahal di ruas itu banyak jalan yang bergelombang dan berlubang sehingga bisa mengakibatkan material tertumpah.
Selain jalur utama Badami - Wanasari aktivitas truk serupa juga terlihat di Jalan Utama Badami-Kaligandu sampai ke Cikarang Kabupaten Bekasi. Truk-truk itu menggunakan jalur Kaligandu. Kadang kendaraan-kendaraan itu melintas dengan cara konvoi sehingga mengganggu pengguna jalan lainnya.
Di tempat terpisah, Nurudong Sirait (37) Warga Kampung Jati - Badami Desa Margakaya, yang juga pegawai di Kawasan Industri KIIC (Karawang International Industrial City) menyampaikan jika dump truk tanpa menggunakan pengaman ketika mengangkut material bukan kali pertama tanpa penutup. Namun sudah menjadi kebiasaan sopir-sopir kendaraan itu mengendarai truk tanpa penutup. "Saya hanya mengingatkan saja dump truk tanpa pengaman dikhawatirkan akan meminta korban pengendara yang melintas atau warga yang berada di sepanjang jalan yang dilintasi," ucapnya.
Sirait mencontoh kejadian sering dialami warga yang rumahnya dipinggir jalan yakni terkena lesatan batu yang terlindas ban truk. "Ada pemilik warung yang etalasenya pecah gara-gara terkena loncatan material batu koral yang terjatuh dari dump truk yang tidak ada penutupnya lalu tergilas oleh kendaraan kecil semacam mobil minibus. Kemudian batunya mencelat dan mengenai etalase warung warga. Makanya, saya hanya mengingatkan saja agar pemerintah bisa mengambil sikap," tandasnya. (yfn)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template