Bagi-bagi Kaki Palsu di Nagasari - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Bagi-bagi Kaki Palsu di Nagasari

Bagi-bagi Kaki Palsu di Nagasari

Written By ayah satria on Senin, 25 September 2017 | 17.28.00

KARAWANG, RAKA - Sebanyak 100 peserta kelainan tubuh dari Karawang, Subang, cikarang dan Tasikmalaya mendatangi Aula Kelurahan Nagasari, Kecamatan Karawang Barat untuk mendapatkan kaki palsu dan tangan palsu. Sementara yang belum kebagian dilakukan pengukuran terhadap tangan dan kaki terlebih dahulu sebelum mendapatkan giliran pada kegiatan berikutnya.
Pelopor Tracing Hope Foundation Kelly Kaera Tannady menyampaikan sebanyak 3 persen populasi masyarakat Indonesia yang memiliki kelainan akan kaki dan juga tangan saat ini belum mendapatkan perhatian. Hadirnya Tracing Hope Foundation di Kota Karawang diharapkan bisa menjadi solusi. "Tahun ini misi kita adalah 1000 kaki. Kalau bisa kita butuhkan masyarakat sebanyak-banyaknya agar bisa membantu orang-orang yang perlu kaki palsu, dan kami akan fasilitasi," tuturnya kepada Radar Karawang, Minggu (24/9).
Dikatakan Kelly setelah kegiatan di Kelurahan Nagasari itu Tracing Hope Foundation akan hadir kembali pada Desember mendatang untuk membagi-bagi tangan dan kaki palsu gratis. Sementara untuk pertemuan kali ini, kata Kelly, pihaknya telah mendistribusikan sebanyak 50 kaki palsu sesuai pendaftaran 2 bulan lalu. "Semoga kita bisa  sukses mengimplementasikan kaki palsu kembali, karena ini yang menyadarkan kita untuk membantu orang yang tidak memiliki kaki," harapnya.
Ketika ditanya untuk proses mendapatkan kaki palsu tersebut, pihaknya mengaku telah bekerjasama dengan Dinas Sosial Kabupaten Karawang dimana pihaknya hanya menyalurkan kaki dan tangan palsu tanpa harus mencari relawan untuk bisa mendapatkan kaki dan tangan palsu. "Ini kegiatan yang ke tiga, kita baru 1 tahun. Desember mendatang kita akan lakukan kembali pengukuran dan mendistribusikan kaki yang saat ini baru mendaftar," tuturnya.
Sementara itu, Nata (46) warga Dusun Kobak Karim RT 012 RW 003 Desa Kalangsurya Kecamatan rengasdengklok menyampaikan tidak memiliki kaki disebelah kiri sudah dialaminya semenjak 2 tahun terakhir. Bermula kecelakaan yang menimpa dirinya ditabrak kendaraan yang mengakibatkan kakinya harus diamputasi. "Mulanya kecelakaan, sudah 2 tahun. Alhamdulillah tahun lalu sama seperti kegiatan saat ini oleh yayasan kaki gratis di Tempuran. Alhamdulillah sekarang dapat lagi buat salinan, karena kaki ini bisa buka pasang," tuturnya.
Pihaknya merasa terbantu dengan adanya kegitan Tracing Hope Foundation selain memberikan kebahagiaan terhadap masyarakat yang memiliki kelainan juga telah memberikan rasa syukur atas masih adanya kalangan yang mempedulikan masyarakat yang tidak memiliki kaki. "Kaki ini kalau beli 25 Juta," tuturnya.
Warga lainnya asal Kelurahan Karawang Kulon Endi Mulyana (47) menyampaikan diapun kehadiran Tracing Hope Foundation memberikan kesan masih ada yang menaruh perhatian terhadap penderita kelainan tubuh karena tidak memiliki kaki atau tangan.  "Senang sekali dan sangat terbantu dengan diberikannya kaki palsu. Saya dulu jatuh dari motor," tuturnya.
Sementara itu Lurah Nagasari H. Endeng SH MH menyampaikan rasa syukur dan bangganya dengan terselenggaranya pemberian kaki palsu dan tangan palsu di kantornya "Alhamdulillah masyarakat yang kurang baik nasibnya dengan adanya kegiatan ini bisa terbantu dengan diberikannya kaki palsu dan tangan palsu dan ini gratis," tuturnya. (apk)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template