7 Kolam Ikan dan 1 Rumah Tertimbun - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » , » 7 Kolam Ikan dan 1 Rumah Tertimbun

7 Kolam Ikan dan 1 Rumah Tertimbun

Written By Mang Raka on Kamis, 28 September 2017 | 12.00.00

- Longsor di Desa Cianting

PURWAKARTA,RAKA - Untuk mencegah terjadinya korban jiwa akibat tanah longsor, Pemerintah Desa Cianting Kecamatan Sukatani, imbau warga tak mendekati daerah titik rawan. Pasalnya, tanah tersebut berpotensi terjadi longsor susulan.
Diketahui, longsor terjadi di Kampung Andir di RT18 RW05 Desa Cianting, Kecamatan Sukatani terjadi pada Minggu (24/9) lalu, sesaat setelah adzan Subuh. Beruntung tak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Hanya saja peristiwa itu mengakibatkan  7 kolam ikan milik H. Tatang Nazmudin (61) serta rumah berukuran 7X 6 milik H. Hurdi (50) habis tertimbun tanah. Diperkirakan total kerugian mencapai puluhan juta rupiah.
Dugaan sementara longsor terjadi akibat dinding setinggi kurang lebih 20 meter terkikis aliran air selokan, sehingga menyebabkan ambrolnya tebing tersebut. Petugas kepolisian yang datang TKP langsung memasang garis polisi untuk mensterilkan lokasi kejadian. "Kita sudah meminta warga untuk waspada, apalagi cuaca mulai hujan longsor bisa saja terjadi kembali," kata Kepala Desa Cianting Endang Koswara, kepada Radar Karawang, Rabu (27/9).
Sementara dari pantauan di lapangan, keretakan tanah berpotensi longsor tidak hanya terjadi di Kampung Andir saja, namun tanda-tanda pergeseran tanah juga terjadi di Kampung Cibentar, Desa Cianting salah satunya yaitu bahu jalan Arteri Purwakarta-Bandung nampak terlihat menganga. Atas peristiwa itu, pemerintahan desa kata Endang, sudah mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk membantu mengatasi kejadian tersebut. "Selain menghibau warga untuk waspada longsor susulan, kita juga telah berkoordinasi dengan pihak terkait baik di tingkat kecamatan maupun kabupaten,'' katanya.
Untuk diketahui, seperti dilansir ESDM setampat, Kecamatan Sukatani bersama Kecamatan Plered, Pondoksalam dan Jatiluhur masuk dalam zona merah yang pergeseran tanahnya terus terjadi secara perlahan. Keempat kecamatan tersebut, masuk diantara 14 ribu hektare kawasan rawan bencana yang ada di Kabupaten Purwakarta. (gan)

LONGSOR: H. Tatang Nazmudin melihat tanah miliknya digerus longsor di Kampung Andir, Desa Cianting, Kecamatan Sukatani. Lokasi ini kini dipasangi garis polisi.


Zona merah longsor
- Kecamatan Sukatani
- Kecamatan Plered
- Kecamatan Pondoksalam
- Kecamatan Jatiluhur

Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template