Warga Pasirtanjung Gandir - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Warga Pasirtanjung Gandir

Warga Pasirtanjung Gandir

Written By Mang Raka on Kamis, 10 Agustus 2017 | 12.30.00

*Prustrasi Penyakit Tidak Sembuh-sembuh

LEMAHABANG WADAS, RAKA - Diduga depresi karena penyakit menahun yang di deritanya, Dwi Tri Wartuti (46), ibu satu anak warga Dusun Rawadukuh RT 12/04, Desa Pasirtanjung memilih mengakhiri hidup dengan cara gantung diri dipintu kamarnya, Selasa (8/8). Korban diduga menyudahi hidupnya sekitar pukul 18.00 WIB.

Kades Pasirtanjung, Saepudin mengatakan Dwi ditemukan kakak iparnya sudah dalam keadaan meninggal dunia dipintu kamar rumahnya. Saat itu, ibu satu anak tersebut sempat diberitahu agar segera menyalakan lampu karena hari sudah malam. Merasa heran karena sahutannya tidak direspon, kakak ipar Dwi memilih hendak menyalakan lampu sendiri, sayangnya semua pintu dikunci gembok sehingga dirinya kesulitan masuk.
Kecurigaan sang kakak ipar tersebut menjadi-jadi hingga akhirnya menggedor namun tak juga dibuka. Saking penasaran pintu kemudian didobrak hingga akhirnya bisa membuka pintu dan masuk ke dalam rumah. Namun betapa kaget sang kakak begitu listrik menyala, Dwi yang dipanggil-panggil sudah tewas tergantung di depan pintu dengan seutas tali tambang. "Kejadiannya setelah magrib, lampu padam dan rumah dikunci kan curiga, eh benar saja ternyata gantung diri, " katanya.
Motif istri Ahmad Yamin mengakhiri hidupnya sebut Saepudin, diduga depresi akibat penyakit yang dideritanya beberapa tahun terakhir, apalagi sang suami bekerja sebagai buruh pabrik yang selalu pulang malam, sementara anaknya juga bersekolah di Karawang. Akibat kejadian ini, masyarakat berdatangan ke rumah Dwi, sementara jenasahnya langsung dibawa ke Jawa pada malam harinya. Karena kebetulan kampung halamannya di Jawa dan akan langsung disemayamkan disana. "Jasadnya dibawa langsung ke Jawa, tapi suami kebetulan warga Pasirtanjung," ujarnya.
Kasie Trantib Kecamatan Lemahabang, Asep Vivar mengatakan, korban yang gantung diri adalah wanita berusia 46 tahun bernama Dwi Tri Wartuti. Wanita asal Jawa yang menetap di Dusun Rawadukuh RT 12/03 ini, ditemukan gantung diri menggunakan seutas tambang yang dililitkan di kusen pintu kamar. Posisinya menggantung dengan kaki tertekuk di lantai.
Korban sambung Asep, ditemukan gantung diri sekitar bakda magrib oleh sanak saudara dan tetangganya karena rumah korban gelap. Ditambahkan Asep, menurut keterangan  para tetangga, korban memang sedang depresi karena penyakit dan kesepian karena ketika suaminya bekerja ia sendirian di rumah. "Kemungkinan motifnya karena penyakit yang tidak sembuh-sembuh," pungkasnya.(rud)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template