Warga Bakan Lio Minta Turap - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Warga Bakan Lio Minta Turap

Warga Bakan Lio Minta Turap

Written By Mang Raka on Jumat, 25 Agustus 2017 | 14.00.00

TELUKJAMBE TIMUR, RAKA - Warga Kampung Bakan Lio, Desa Sukaharja, Kecamatan Telukjambe Barat mendesak agar saluran air di kampung diturap. Hal itu perlu dilakukan sebagai upaya antisipasi banjir saat musim hujan mendatang. Apalagi selama ini banjir di kampung itu akibat luapan air berasal dari saluran air tersebut.  

Data yang dihimpun menyebutkan, drainase saluran air sepanjang 137 meter tersebut memang menjadi saluran penting ke saluran sungai besar Cikarang Gelam. Sebelumnya jika memasuki musim hujan sungai tersebut meluap dan merata hingga Daerah Aliran Sungainya yang membelah Kampung Bakan Lio, hingga menyebabkan banjir. Sebetulnya Daerah Aliran Sungai itu cukup dalam, namun karena dipadati sampah jadi dangkal.
Kondisi ini yang membuat saluran air itu tidak mampu menampung debet air limpasan Sungai Cikarang Gelam hingga meluap dan menggenangi pemukiman warga. "Kami berharap pemerintah bisa membangun penahan tanah (turap) disisi saluran air atau bronjong guna memperkuat badan jalan agar bantaran drainase tidak mudah tergerus air," pungkas tokoh pemuda Desa Sukaharja Pepen (30), Kamis (24/8).
Dilanjut Pepen, jika dibiarkan terus seperti itu maka pinggiran saluran air lama-lama akan habis tergerus air dan mengakibatkan longsor. "Tanpa turap tersebut maka lama-kelamaan tanah saluran air akan tergerus dan badan saluran akan melebar sehingga lebih memudahkan air tumpah ke jalan. Kalau kami warga sudah tentu khawatir," tandas Pepen.
Senada itu, Uceng (33) juga warga Kampung Bakan Lio menambahkan kondisi saat ini, bahu sungai yang berada di belakang rumah warga seperti rumahnya terus mengalami pengikisan atau abrasi. Penyebabnya karena derasnya arus drainase setiap kali hujan turun sementara bibir drainase hanya berupa tanah lembek yang mudah tergerus.
"Kalau dibiarkan saja maka khawatir rumah kami tergerus juga oleh derasnya air. Itulah sebabnya kami berharap dibangunkan turap agar rumah warga yang berada persisi diatas badan saluran tidak ikut tergerus," ucapnya. Uceng juga menyebutkan warga kampung sudah kordinasi dengan pihak desa.
Hal sama diungkapkan Deni (40) tokoh masyarakat Bakan Lio mengatakan saluran air yang merupakan Daerah Aliran Air (DAS) Sungai Cikarang Gelam yang membelah Desa Sukaharja. Saat ini ada sejumlah titik sepanjang saluran air tersebut mengalami rawan longsong. Namun dari titik-titik tersebut paling parah yang berada di Kampung Bakan Lio.
"Memang peran dana desa di wilayah kami cukup baik dan terserap bahkan pembangunan di desa kami cukup baik. Kepala desa kami pun turun tangan langsung menyelesaikan persoalan yang terjadi wilayahnya. Namun karena ini merupakan kewenangan Balai Besar Wilayah Sungai seharusnya lembaga yang ada di Jawa Barat itupun ikut bertanggung jawab agar pembangunan turap bisa secepatnya dikerjakan," tandas Deni.
Sementara Kepala Desa Sukaharja Ujang Kartiwa ketika dikonfirmasi ternyata tidak berada di kantornya. (yfn)



Data DAS Cikarang Gelam
Panjang DAS 137 meter
Lebar badan saluran 50 cm


Rawan Longsor
20 Rumah rawan longsor


Titik Terparah Kerusakan
Kampung Bakan Lio

Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template