Wabup Geram Dapat Laporan Limbah di Citarum Semakin Parah - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Wabup Geram Dapat Laporan Limbah di Citarum Semakin Parah

Wabup Geram Dapat Laporan Limbah di Citarum Semakin Parah

Written By Mang Raka on Jumat, 04 Agustus 2017 | 14.00.00

KARAWANG, RAKA - Wakil Bupati Karawang Ahmad Zamakhsyari geram dengan ulah perusahaan di kabupaten Karawang yang membuang limbahnya sembarangan hingga mengakibatkan Sungai Citarum tercemar. Selama ini sungai itu dikeluhkan warga Karawang karena kesal setelah upaya-upaya yang dilakukan menimilisir aksi buang limbah itu dianggap gagal. Wabup sendiri geram setelah menerima laporan warganya.

Berdasarkan laporan itu Wabup langsung melakukan sidak dengan langsung terjun ke sungai Citarum dengan menelurusi sungai tersebut sehingga dirinya mendapatkan hasil yang maksimal. "Pencemaran lingkungan yang dilakukan diindikasikan oleh 5 perusahaan diwilayah bentangan sungaui Citarum dalam waktu dekat kita akan kelapangan untuk bertindak setegas tegasnya kepada mereka," terang Jimmy kepada Radar Karawang, Kamis (3/8).
Kata Wabup yang akrap disapa Jimmy itu perusahaan yang nakal seharusnya mendapatkan penegasan yang setegas-tegasnya, dimana dengan telah dilakukannnya kecurangan hal itu sangat berdampak terhadap masyarakat terutama disekitaran sungai CItarum. "Ada 5 prusahaan buang limbah ke citarum dan itu baunya sangat menyengat kita harus aksi aksi dan aksi," tegas Jimmmy.
Bukan lagi menyalahkan ataupun yang lainnya. kata Jimmy hal itu menjadi perhatian bersama antara pemerintah dengan masyarakat jika ada perusahaan yang nakal maka seketika melakukan tndakan yang merugikan itu wajib hukumnya kata Jimmy untuk ditindak. "Tindak keras perusahaan, terlebih kepada perusahaan yang sudah disangsi oleh pengedilan tapi merek masih tetap melakukan semua itu," terangnya.
Aktivis HmI Cabang Karawang, Viary Muchlas Mubarok (22) menyampaikan, Sungai Citarum yang merupakan sumber kehidupan masyarakat sudah tercemar limbah perusahaan, tentu hal itu Kata Viary tidak bisa lagi dimanfaatkan oleh masyarakat untuk keperluan masyarakat yang berdiam disekitr daerah aliran sungai dan masyarakat yang mengandalkan sir sungai citarum untuk keperluan perkebunan dan pertanian. "Hal ini harus menjadi acuan Pemerintah Daerah (pemda) Karawang, untuk mencabut ijin usaha dari perusahaan yang tidak menjalankan aturan terutama perusahaan yang telah mendapatkan sangsi," ucapnya.
Sungai Citarum harus kembali normal seperti bisanya karena sungai tersebut merupakan hal utama bagi ekosistem kehidupan terutama bagi perkebunan dan pertanian di Kabupaten Karawang, tertambah yang diketahui Viary ada sempat terdengar kabar salah seorang warga Karawang barat yang meninggal setelah makan ikan yang berada di sungai Citarum. "Air sudah sangat negatif saat di konsumsi manusia, bahkan kabarnya ada satu waga yang meninggal akibat makan ikan yang ada di sungai citarum," terangnya. (apk)

Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template