Tertibkan Parkir Liar di Jalan Interchange - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Tertibkan Parkir Liar di Jalan Interchange

Tertibkan Parkir Liar di Jalan Interchange

Written By Mang Raka on Kamis, 10 Agustus 2017 | 12.30.00

TELUKJAMBE TIMUR, RAKA - Bahu jalan Utama Interchange yang seharusnya steril dari kendaraan malah dijadikan tempat parkir kendaraan, terutama kendaraan-kendaran besar seperti truk dan bus hampir setiap hari memadati pinggir jalan itu. Memang tidak ada larangan berhenti namun banyak pengguna jalan yang mengeluhkan karena bukan saja turut memicu kemacetan tetapi juga merusak bahu jalan.

Seperti pantauan Radar Karawang, Rabu (9/8) setelah tugu perbatasan Selamat Datang di Karawang hingga Pemancingan Ajo, bahu jalannya sering dijadikan ajang kendaraan besar parkir. Hal itu membuat aktivitas kendaraan sedikit terhambat. Hingga saat ini belum ada tindakan apapun terkait larangan kendaraan berhenti dipinggir jalan sehingga membuat mereka merasa nyaman memarkirkan kendaraannnya.
"Kalau ada larangan mana berani saya parkir kendaraan di tempat itu bang," tandas Cecep (39) sopir truk yang memarkir kendaraannya dipinggir menyebut Radar Karawang.
Cecep mengaku hanya beristirahat sambil melakukan pemeriksaan ban dan barang yang diangkutnya. Dia mengaku ikut memarkir kendaraannya karena melihat kendaraan-kendaraan lain seperti kendaraannya juga parkir disana.
Secara terpisah, Jefri Simanjutak (40) pengemudi truk tronton pengangkut kendaraan roda dua menyampaikan jika dirinya sengaja memarkirkan kendaraannya untuk mengambil surat jalan karena di tempat itu ada kantornya yang mengurus surat jalan. "Kan tidak ada lagi tempat makanya saya parkir disini, keperluan saya hanya ambil surat jalan saja. Begitu dapat saya langsung jalan lagi menuju tempat pendistribusian kendaraan yang saya bawa ini," ungkap lelaki asal Medan itu.
Sementara, Vivi (24) sopir minibus yang juga sebagai Staf di Perusahaan Kawasan Industri Karawang menyampaikan jika banyaknya kendaraan yang parkir di bahu jalan membuat pengguna jalan lain termasuk dirinya mengeluh lantaran jalan menjadi sempit. Kadang bahu jalan ketika padat sering digunakan oleh pengguna jalan karena mereka banyak yang mengejar waktu kerja.
"Biasanya bahu jalan bisa dipergunakan juga oleh motor sehingga pengendara motor tidak lagi membuat penggendara mobil menjadi terganggu oleh lalulalang motor roda dua. Bahkan kendaraan motor yang sudah terlanjur mengambil kiri mereka jadi terhenti karena ada mobil parkir jadi mereka pun merasa kagok hingga lajur mobil jadi terambil," terangnya.
Hilman (30) penggendara motor yang menghentikan kendaraannya karena kelelahan sependapat agar banyaknya truk yang parkir di bahu jalan sudah semestinya tidak ada terlebih di jam padat karena banyak pengguna jalan sebagai pekerja di kawasan. "Mesti ditertibkan kendaraan-kendaraan yang parkir di bahu jalan itu, agar tidak memicu penumpukan kendaraan ketika pagi hari hingga mengakibatkan lalulintas tersendat," tandasnya. (yfn)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template