Tertahan di Posisi Empat - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » , » Tertahan di Posisi Empat

Tertahan di Posisi Empat

Written By Mang Raka on Sabtu, 19 Agustus 2017 | 12.00.00

-Persika-Persita Main Tanpa Gol

KARAWANG, RAKA - Langkah Persika Karawang lolos fase grup Liga 2 akan semakin berat, setelah pada pertandingan pekan ke-12 menghadapi Persita Tangerang di Stadion Singaperbangsa, berakhir imbang 0-0.
Ketidakhadiran gelandang serang Rezky Ikhwan sangat terasa dalam pola permainan Laskar Jawara. Serangan yang biasanya dilakukan pada menit-menit awal, justru tidak terlihat. Sebaliknya, tim tamu yang dimotori oleh Egi Melgiansyah lebih agresif. Jual beli serangan pun terjadi. Namun, hingga wasit Safrizal dari Bireuen Aceh meniup peluit tanda turun minum, skor masih sama.
Memasuki babak kedua, Pelatih Persika Suimin Diharja merubah pola permainan. Pemain tengah Mohamad Fadil Redian diganti pemain belakang Khalil Gibran. Membiarkan Andi Sopian di tengah sendirian, ternyata cukup efektif untuk membuka serangan. Beberapa kali serangan yang dilancarkan Ade Ivan mengancam gawang lawan yang dijaga Yogi Triyana.
Ancaman yang terus ditebar para pemain Persika ternyata cukup merepotkan barisan pertahanan Pendekar Cisadane-julukan Persita Tangerang. Tepatnya di menit ke-80, Ade Ivan terpaksa ditarik keluar lapangan, karena diseruduk pemain bertahan Persita. Melihat kondisi Ade yang tidak bisa melanjutkan pertandingan, akhirnya Suimin memasukan Denna Nugraha. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor masih tetap sama 0-0.
Menanggapi hasil pertandingan, Kapten Persika Karawang Agus Supriyanto menyampaikan, dia dan pasukannya sudah berusaha keras memenangkan pertempuran di lapangan hijau. "Kita kurang beruntung sih, kita sudah berusaha semaksimal mungkin. Cuma keadaannya kayak gini jadi, kurang beruntung," tuturnya.
Asisten Pelatih Persika Karawang Hery Suryana mengatakan, para pemainnya sudah bermain sesuai rencana, dan berusaha mencetak gol. Namun, kegigihan tim lawan yang juga sama-sama ingin meraih kemenangan, membuat pertandingan berakhir tanpa gol. "Lawan ingin menang. Motivasinya sama tinggi. Apalagi mereka pengalaman di Liga 1. Jam terbangnya juga sudah banyak. Tapi kita sudah luar biasa, walaupun kualitas anak-anak kita lokal campur dengan luar. Pemain baru kita bentuk, tapi sebenarnya kita pemain masa depan," tuturnya.
Melihat benturan yang dialami Ade Ivan, kata Hery, penyerangnya itu tidak mengalami cedera berat. Namun, tidak bisa dipaksakan bermain hingga akhir. "Ade Ivan trauma benturan, tapi sudah baik lagi. Dia hanya sok benturan," tuturnya. (apk)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template