Terminal Klari Gersang dan Kotor - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Terminal Klari Gersang dan Kotor

Terminal Klari Gersang dan Kotor

Written By Mang Raka on Kamis, 31 Agustus 2017 | 14.30.00

* Target Predikat Adipura Belum Digarap Serius

KLARI, RAKA - Upaya Pemerintah Karawang untuk meraih adipura nampaknya harus terus ditingkatkan. Pasalnya masih banyak kantor- kantor pelayanan publik yang masih terlihat belum tertata dengan baik. Mulai dari segi fisik bangunan, sampai kondisi kebersihan lingkungan.
Salah satu tempat pelayanan umum yang menjadi tempat lalulalang warga beraktivitas adalah Terminal Klari. Terminal andalan kota pangkal perjuangan itu masih banyak yang harus diperbaiki, mulai dari atap bangunan yang sudah pada bolong, sampai sampah-sampah yang bersakan dan lain sebagainya.
Nurdin (32), warga Desa Anggadita mengaku prihtain dengan kondisi terminal yang merupakan menjadi pusat bepergian warga dalam menjalankan aktivitasnya. Menurutnya, perlu perhatian dari para petugas yang bekerja dan pemerintah untuk memperbaiki segala faslitas yang ada. Misalnya penyediaan tempat sampah yang belum banyak disediakan di setiap warung-warung dan tempat peristirahat penumpang. "Kotor banget, apa emang nggak pernah dibersihin, jorok juga sih," katanya.
Selain sarana dan prasarana, masih banyak kondisi yang lebih buruk lagi dibanding hal tersebut, kondisi kantor Terminal Klari sendiri sudah terlihat kotor dan banyak ruangan kerja yang atapnya rusak. "Sampah dimana mana, untuk plang jurusan saja tidak ada," ucapnya.
Aan Solihat, salah satu penumpang yang duduk dibangku warng kopi tersebut juga mengatakan, fasilitas ruangan kamar mandi yang disediakan juga terlihat buruk dan kotor. Belum lagi kata dia,  setiap masyarakat yang ingin masuk ke kamar mandi harus membayar uang sebesar Rp 2.000. "Udah 2 tahun loh, setiap masuk kamar mandi bayar, tapi kondisinya gitu-gitu aja, tidak ada perubahan," tuturnya.
Sementara salah satu petugas Terminal Klari, Yoyo mengatakan,  selain kesadaran masyarakat maupun penumpang yang kurang sadar akan kebersihan, umur bangunan terminal klari yang sudah puluhan tahun itu sama sekali belum mendapatkan rehab. Sehingga kondisi bangunan sudah mulai ada yang rapuh, seperti atap, plafon dan lain sebagainya. "Maklum udah jelek juga, dari tahun 1998 sejak masih ditangani dispenda belum ada perubahan pembangunan," ucapnya.
Sekretaris Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Karawang. Nugraha menyampaikan, pembangunan terminal yang ada di Kabupaten Karawang akan dilakukan di tahun 2018. Oleh karenanya dia meminta warga untuk bersabar. "Sudah dibuat DED nya, untuk semua terminal yang ada di karawang, seperti Terminal Tanjungpura, Klari dan cikampek," terangnya.(yna)
Berbagi Artikel :

1 komentar:

  1. asa geus capek lah,rek koment naon oge moal di gubris ku pemda,kumaha arek menang piala bergengsi.. pemerintahanna te tanggap ka masalah nu padahal kecil.. teu ngarti APBD gede kok pembangunana kurang merata.

    BalasHapus

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template