Tanaman Diserang Hama, Petani Kacang Ngeluh - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Tanaman Diserang Hama, Petani Kacang Ngeluh

Tanaman Diserang Hama, Petani Kacang Ngeluh

Written By ayah satria on Selasa, 29 Agustus 2017 | 16.00.00

TELUKJAMBE, RAKA - Petani Kacang panjang yang berada di Kampung Cibuntu, Desa Wanajaya, Kecamatan Telukjambe Barat mengeluhkan serangan hama karena membuat harga anjlok.
Salah seorang petani kacang panjang di Kampung Bakansambo, Neih (55) mengakui, beban petani saat ini makin bertambah. Apalagi biaya produksi yang kini terbilang tinggi. Setiap hari, dirinya harus mengeluarkan uang sebesar Rp 50 ribu untuk membeli bahan bakar minyak (BBM) mesin pompa air guna mengairi area pertanian pacang panjang miliknya.
Ia menambahkan, saat ini petani yang ada sebanyak 6 orang dengan total luas lahan yang dijadikan lahan cocok tanam kacang panjang seluas 6 hektare. Menurutnya, petani lainnya mengeluhkan serangan hama dan virus kuning yang membuat kacang panjang menjadi menguning.
Ditambah lagi, cuaca akhir-akhir ini tak menentu. Sebentar tidak terlalu panas, sebentar panas cukup menyengat. "Kami cukup sulit mengontrol pemberian pupuk maupun perawatan bagi tanaman kacang panjang, akibatnya produksi kacang panjang kami menurun, bahkan ada yang gagal panen,” kata Odih (55), petani kacang panjang lainnya di daerah itu.
Ia menambahkan, hama ulat dan virus kuning membuat para petani kacang panjang kebingungan. Jarak panen petik pun kini terbatas. Jika pada musim normal, bisa sampai 15 kali petik panen. Sementara saat ini petani hanya bisa 10 petik panen. Sementara dalam satu kali petik hanya bisa menghasilkan 80 kilogram saja, bahkan menurun.
Sekarang katanya, harga kacang panjang Rp 5000 per Kg. Yang membuatnya bingung, terkadang juga mesti jalan jauh ke wilayah Kabupaten Bekasi dan Cibitung untuk menjualnya. "Apalagi kami juga mesti sewa tanah, karena tanah ini juga kan bukan tanah pribadi, tapi sewa Rp 1.500 ribu per musim tanam. Bisa bayangkan berapa keuntungan kami," katanya.
Secara terpisah, Kepala UPTD Pertanian Kecamatan Telukjambe Barat Drs Abidin mengatakan, penyuluh pertanian lapangan di wilayahnya sudah ditegur agar memantau pertanian di wilayah tersebut. "Memang PPL-nya sudah saya ingatkan agar mau jalan ke lapangan dan awasi pertanian. Berkenaan dengan persoalan keluhan petani akan saya akomodir," singkatnya. (yfn)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template