SDN Cinta Asih III Sering Disusupi Kambing - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » SDN Cinta Asih III Sering Disusupi Kambing

SDN Cinta Asih III Sering Disusupi Kambing

Written By Mang Raka on Senin, 21 Agustus 2017 | 14.00.00

PANGKALAN, RAKA - Untuk mewujudkan pendidikan berkualitas harus didukunga sumber daya manusia (SDM) dan sarana-prasarana memadai. Sayangnya, itu tidak dimiliki Sekolah Dasar (SD) Negeri Cinta Asih III. Sekolah ini bukan saja membutuhkan sarana pendukung belajar bahkan bangunan sekolahnyapun nampak rusak parah.

Malah diakui siswa di sekolah tersebut, mereka sudah lama dicekam perasaan was-was tertimpa material bangunan yang jatuh setiap kali berlangsung proses belajar mengajar di kelasnya. Ada dua kelas dalam kondisi rusak dan itu ditambah sarana MCK di sekolah itu juga belum ada. Disamping itu kondisi atap sekolah pun kayu sudah banyak yang lapuk. Sementara lapangan upacara hanya lapang tanah merah.
Terkait itu, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan olahraga (Disdikpora) H. Dadan Sugardan menyampaikan jika perbaikan sekolah itu sudah masuk ke daftat plot perbaikan di tahun 2018 mendatang. "Kami harap sabar, karena SDN Cinta Asih III sudah masuk dalam plot perbaikan, dan memang surat renovasi kelas sudah saya dapatkan dan terima, mudah-mudahan secepatnya bisa di perbaiki," tandas Kadis Dadan, saat dihubungi Radar Karawan via ponsel, Minggu (20/8).
Neneng (38) warga Desa Cinta Asih menyampaikan jika siswanya akan buang hajat ataupun buang air kecil khusus untuk wanita selama ini menumpang ke rumah - rumah warga yang dekat, tapi jika siswa nya letak rumah dekat dengan sekolah mereka memilih pulang ke rumahnya. "Yang saya tahu, untuk siswa laki-laki kebanyakan mencari tempat yang aman saja untuk buang air kecil. Namun jika siswa wanita mereka memilih menumpang ke rumah warga yang dekat dan kalau ada pun yang pulang karena siswa nya dekat dengan sekolah," jelasnya.
Sedang Deni (30) juga warga desa yang sama mengungkapkan jika hewan-hewan ternak seperti kambing sering masuk ke kelas saat berlangsung proses belajar mengajar. Untuk itu katan Deni sekolah membutuhkan pengamanan agar tidak sembarangan orang terlebih hewan ternak bisa masuk kelas. "Sekolah ini kan di tengah areal sepi makanya kadang pada sore menjelang malam ada kambing yang pemiliknya jauh dari sini masuk kelas. Seharusnya sekolah itu ada penjaganya atau pagar sehingga kambing tidak bisa masuk kelas," ucapnya. (yfn)

Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template