Sampah Liar di Tanggul Desa Sukamerta - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Sampah Liar di Tanggul Desa Sukamerta

Sampah Liar di Tanggul Desa Sukamerta

Written By ayah satria on Sabtu, 12 Agustus 2017 | 13.44.00

RAWAMERTA, RAKA- Persoalan sampah harus menjadi pembahasan yang serius. Pasalnya, tumpukan sampah yang menggunung terdapat di tepian jalan semakin tak terbendung dan mengganggu aktifias warga. Seperti halnya yang terjadi di beberapa titik tanggul Desa Sukamerta. Dengan cepat, tumpukan sampah sudah tak bisa dikendalikan hingga memakan badan jalan dan volumenya terus bertambah.
Seperti yang dikatakan Edi (42) warga Desa Sukamerta, semenjak dirinya mendirikan bangunan tempat usaha di tanggul, tumpukan sampah hanya gundukan kecil biasa. Namun setelah beberapa bulan terakhir, volume sampah semakin banyak dan bahkan berderet sampai kurang lebih 15 meter di atas tanggul. "Emang pas dulu juga pertama saya mendirikan bangunan di sini sudah ada bekas pembakaran sampah, tapi sedikit, paling setengah meteran lah, tapi sekarang malah terus bertambah banyak," katanya, kepada Radar Karawang.
Selain itu, keluhan juga diakui warga lainnya, Rini (28). Ia mengaku merasa terusik dengan keberadaan sampah tersebut. Terutama dengan kepulan asapnya yang membumbung dan tak jarang memasuki pekarangan rumahnya. Asap sisa pembakaran sampah dinilai mengganggu pernafasan dan membuat jemuran pakaiannya berbau apek. "Asap sisa pembakarannya suka masuk ke rumah, sampai batuk-batuk karena bau, belum lagi kalau ke jemuran, baju-baju juga jadinya bau apek," keluhnya.
Hal tersebut dibenarkan oleh Kepala Desa Sukamerta Agus Hasan Bisri, diakuinya, tumpukan sampah tersebut berada di tanah pengairan. Pasalnya, masalah sampah sudah di sampaikan ke pak camat, selanjutnua pak camat mentampaikannya ke dinas kebersihan, namun sampai saat ini belum ada tanggapan. Untuk mengatasi persoalan sampah tersebut, membutuhkan kerja sama dengan masyarakat dan agar tidak membuang sampah sembarangan, namun banyak masyarakat yang sembunyi-sembunyi membuang sampahnya. Dah bahkan, bukan hanya masyarakat Desa Sukakerta yang membuang sampah di lokasi tersebut, masyarakat luar pun banyak yang ikut-ikutan membuang sampah di tanggul pengairan, sehingga tumpukan sampah begitu banyaknya tak terbendung. "Perlu adanya kesadaran masyarakat dalam hal ini, agar lingkungan bisa terawat dan bersih dari berbagai jenis penyakit," ujarnya.
Sementara itu, Camat Rawamerta Dindin Rachmadi, sudah komunikasi dengan bidang kebersihan. Bisa ditinjau nanti paska 17 Agistusan. "Kita sudah komunikasi dengan Bu Nefi bidang kebersihan, abis 17-an mau ditinjau," pungkasnya. (rok)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template