Proyek Jembatan Mulyasejati-Mulyasari Dihentikan Paksa - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » » Proyek Jembatan Mulyasejati-Mulyasari Dihentikan Paksa

Proyek Jembatan Mulyasejati-Mulyasari Dihentikan Paksa

Written By ayah satria on Selasa, 01 Agustus 2017 | 17.32.00

CIAMPEL, RAKA - Warga Kampung Sawah, Dusun I, Desa Mulyasejati menghentikan pekerjaan pembangunan jembatan penghubung dengan Desa Mulyasari yang melintasi irigasi PJT II. Sementara pemborong jembatan berhasil melarikan diri saat aksi terjadi.
"Tidak tahu proyek dari mana dan siapa yang mengerjakannya makanya kami hentikan," kata Kepala Dusun I Suryadi, kepada Radar Karawang, Senin (31/7). Dia menyampaikan, memang pekerjaan itu merupakan pekerjaan untuk membangun Desa, tetapi kehadiran orang-orang yang datang untuk mengerjakan proyek tersebut ternyata sama sekali tidak basa-basi kepada warga dan pemerintahan desa.
Oleh karenanya warga menghentikan pekerjaan tersebut. Karena ketika terjadi sesuatu hal yang tidak diinginkan, yang paling akan dipusingkan adalah warga sekitar terutama pemerintahan desa. "Kami harus tahu dulu. Ini proyek apa. Anggaran dari mana. Jangan sampai kami sebagai tuan rumah gak tahu menau ada kerjaan disini," katanya.
Dia juga menyampaikan, saat penghentian dan dirinya bersama warga mempertanyakan tentang proyek tersebut. Jawaban dari orang-orang yang mengoperasikan alat berat beropa beko ngomongnya itu merupakan proyek PJT II. "Katanya murni dari PJT. Masa ada kerjaan langsung dikerjakan oleh pemerintah. Itu gak mungkin," ujarnya.
Oleh karenanya, sebelum adanya kejelasan terkait proyek tersebut, maka warga tidak akan mempersilahkan proyek tersebut jalan. Karena dia juga sebagai Kepala Dusun merasa khawatir warga mempersalahkan pemerintahan desa setempat. "Jadi ini kami bukan menghalang-halangi yah. Hanya minta kejelasan saja ini proyek apa," ucapnya.
Disinggung mengenai siapa yang membawa alat berat ketempat tersebut, dia mengaku tidak mengenal dan tidak tahu. Bahkan beko datang ketempat tersebut juga dimalam hari, dimana warga sudah mulai istirahat. "Kalau tadi ada orangnya. Sekarang tidak tahu pada kemana. Ini beko juga datangnya tadi malam. Kami gak tahu apa-apa makanya," ujarnya.
Dikatakan, informasi yang diterimanya, proyek tersebut meropakan proyek pembangunan jembatan yang nantinya akan digunakan untuk truk-truk besar. Karena jembatan yang saat ini ada dan cukup representatif. Hanya diperuntukan kendaraan pribadi dan sepeda motor saja, sedangkan untuk mobil truk menggunakan jembatan sampingnya yang saat ini sudah jelek. "Kalau jembatan yang itu (tidak jauh dari TKP) murni sumbangan dari PJT. Jadi nggak menggunakan anggaran pemda," terangnya.
Sampai berita ini diterbitkan Radar Karawang belum mendapatkan informasi terkait kejelasan proyek pembangunan jembatan tersebut. (zie)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template