Pertandingan Lanjutan Dibatalkan - Harian Umum Radar Karawang
Berita Terbaru:
Home » , » Pertandingan Lanjutan Dibatalkan

Pertandingan Lanjutan Dibatalkan

Written By Mang Raka on Selasa, 08 Agustus 2017 | 12.00.00

-Penganiaya Rezky Dilaporkan ke PSSI

KARAWANG, RAKA - Laga lanjutan Persika Karawang versus PS Bengkulu yang seharusnya digelar Senin (7/8) pukul 08.00 WIB, ternyata batal hingga waktu yang tidak ditentukan. Keputusan pahit itu diterima manajemen Laskar Jawara dari PT Liga Indonesia Baru sekitar pukul 23.00 WIB, Minggu (6/8).
Dalam surat tersebut, PT LIB menyampaikan jika status pertandingan Persika Karawang melawan PS Bengkulu dilimpahkan ke Komisi Disiplin, karena terdapat dugaan pelanggaran disiplin yang terjadi dalam pertandingan yang digelar di Stadion Singaperbangsa.
Menanggapi itu, Pelatih Persika Karawang Suimin Diharja, menatakan pertandingan melawan Badak Sumatera-julukan PS Bengkulu-seharusnya bisa berlanjut sesuai keputusan awal. "Sisa waktu kita 18 menit lagi, dan itu harus diselesaikan. Namun sampai saat ini PSSI belum ambil keputusan," terangnya kepada Radar Karawang, Senin (7/8).
Kata Suimin, selama dia malang melintang di persepakbolaan Indonesia, keributan bukan hal baru dalam pertandingan. Namun, baru kali ini pertandingan dihentikan hingga waktu yang tidak ditentukan. Karena setahunya, jika pertandingan dihentikan karena ada konflik, maka laga kembali dilanjutkan keesokan harinya. "Ini sangat merugikan Persika. PSSI harus tegas ambil keputusan, jangan ada keraguan karena keberpihakan," terangnya.
Suimin akhirnya merasa PSSI tidak adil. Apalagi, pelatih bergaya khas topi pet itu mengetahui ada anggota PSSI Bidang Hukum duduk di kursi pengurus PS Bengkulu saat technical meeting. "Kalau mau beres sepakbola, PSSI harus fair dengan melaksanakan aturan dengan bijak," terangnya.
Bukan itu saja, Suimin juga akan memperkarakan aksi pemain PS Bengkulu yang sudah dengan brutal memukul dan menginjak gelandang serangnya, Rezky Ikhwan, sehingga memancing emosi pemain dan suporter. "Kita akan laporkan ke PSSI dengan bukti foto dan visum dokter," terangnya.
Menurutnya, aksi pendukung fanatik Persika masuk ke lapangan hijau merupakan spontanitas, karena tidak terima dengan pemukulan yang dilakukan pemain lawan. "Suporter BLJ (Brigata Laskar Jawara) malam datang ke Abang, mereka bilang akan tetap mendukung Persika apapun yang terjadi," terang Suimin.
Sementara itu, Rezky Ikhwan, menyayangkan pertandingan harus berakhir dengan keributan. Padahal kata Rezky, awalnya pelanggaran dibuat tim lawan. Lalu dirinya mengambil bola untuk diberikan kepada pemain PS Bengkulu. Tapi, aksi sportif Rezky justru ditanggapi negatif. Dia dicekik dan dipukul.
"Saya sangat menyayangkan jika saat pertandingan kenapa harus ada tendangan ke badan, yang dilakukan oleh nomor punggung 5. Dia nendang juga mukul. Rasanya sakit di dalam karena memar dan lecet," terangnya.
Rezky juga menyampaikan, seharusnya peristiwa tersebut tidak perlu terjadi. Karena sama-sama mencari rezeki di sepakbola. "Pasti semuanya kecewa. Semoga di pertandingan selanjutnya bisa maksimal agar bisa lolos ke 16 besar. Soal pelaporan kita mah gimana manajemen," terangnya. (apk)
Berbagi Artikel :

0 komentar:

SILAHKAN KOMENTARI MENGGUNAKAN BAHASA YANG SANTUN

 
Support by : S. Cahyono Admin MaNg RaKa
Copyright © 2016. Harian Umum Radar Karawang - All Rights Reserved
Template by CreatingW Published by M-Template